< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

PSBB Tak Berlaku di Pasar Induk Rau

Jumat, 11 September 2020 | Jumat, September 11, 2020 WIB | Last Updated 2020-09-11T12:10:10Z

 


SERANG – Pasca penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) Agustus lalu di Pasar Induk Rau oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) seperti angin lalu. PKL tetap menggunakan badan jalan untuk berjualan dan nyaris tanpa menghiraukan protokol kesehatan.

Arus lalu lintas meski sedikit longgar, di beberapa titik masih ditemui pedagang yang menggelar lapak di area bahu jalan.

Belum lagi soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena naiknya jumlah kasus Coronavirus di Kota Serang seperti tak berpengaruh apa-apa terhadap aktivitas warga. Interaksi pedagang dan pembeli tetap rapat dan seringkali tanpa masker.

Penertiban lapak-lapak pedagang guna menghindari penumpukkan dan titik kerumunan orang ternyata dikatakan oleh beberapa pedagang tak banyak mengubah kondisi pasar tersebut.

Ela (35) salah satu pedagang kios beranggapan bahwa meski di tengah kondisi pandemi Covid-19, pasar masih menjadi tempat yang ramai dikunjungi banyak orang yang tak mematuhi protokol kesehatan.

“Kondisinya ya gini-gini aja dari dulu juga. Walaupun udah ditertibin, namanya pasar ya masih semrawut aja. Kerumunan sana-sini udah bukan hal aneh lagi,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan Jumat (11/9/2020) meski sudah dilakukan pengawasan dan pemasangan peringatan untuk menggunakan masker dan menjaga jarak, ternyata belum sepenuhnya dipatuhi masyarakat.

Banyak pedagang di Pasar Induk Rau yang melayani pembeli tanpa mengenakan masker. Tidak sedikit pula pembeli yang memasuki pasar ini tanpa memakai masker.

Hal itu dibenarkan oleh Lisda (33) salah seorang pedagang jajanan kue kering di kawasan Pasar Induk Rau. Ia mengatakan, Pasar Rau dinilai masih bebas dan pengawasan terkait protokol kesehatan belum dilakukan secara ketat meski PSBB telah ditetapkan sejak 10 September 2020 kemarin.

“Masih banyak yang belum sadar memang. Banyak kalau dihitungin yang gak pake masker di sini. Ya karena kebanyakan orang sini itu emang percaya gak percaya sama Corona,” tandasnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update