Tampak para petugas sedang membersihkan enceng gondok di Situ 7 Muara di Pamulang, Kota Tangsel. (Istimewa / Istimewa) |
TANGERANG-Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota
Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung
Cisadane bergotong-royong membersihkan enceng gondok yang tumbuh subur
memenuhi Situ 7 Muara di Pamulang, Kota Tangsel.
Aksi bersih-bersih ini dilakukan untuk meminimalisir potensi banjir
yang disebabkan karena aliran Situ tertutup enceng gondok. Apalagi,
musim penghujan sudah mulai berlangsung.Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangsel Aries Kurniawan menjelaskan
pembersihan tersebut tidak hanya dilakukan di Situ 7 Muara namun juga
Situ Sasak Pamulang.
Meskipun sebenarnya ini merupakan tanggung jawab dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), namun Dinas Pekerjaan Umum bersama turut membantu bersama-sama melakukan pembersihan enceng gondok tersebut.
“Kita mengerahkan sebanyak 54 petugas bersama dengan BBWS, dan
membersihkan sebanyak 72 kubik enceng gondok atau 12 truk sampah. Lalu
dibuang ke TPA Cipeucang,” ungkap Aries, Selasa (3/11/2020).
Jika dibiarkan, enceng gondok ini akan menjadi masalah besar ketika musim penghujan sudah turun secara berkelanjutan.
Ia menyebut, enceng gondok bisa menjadi penyumbat aliran air menjadi tidak lancar."Ini yang kami antisipasi. Kami tidak ingin nantinya aliran air
terhambat akibat enceng gondok. Kami ingin mengantisipasi banjir dari
penumpukan enceng gondok ini," jelasnya.
Tidak hanya Situ 7 Muara, untuk Situ Sasak pun Dinas Pekerjaan Umum sedang melakukan pengerukan lumpur di saluran air."Kita mengeruk lumpur dengan meminjam alat dari BBWS, karena Situ Sasak merupakan output dari Kali Kedaung. Jika terjadi penumpukan lumpur akan menyebabkan banjir di wilayah BPI, MA, sehingga dengan dilakukannya pengerukan sebagai antisipasi,” katanya.
.gif)