TANGERANG- Ratusan buruh tergabung Aliansi serikat buruh se-Kota Tangerang menggelar aksi unjuk rasa menuntut Wali Kota Tangerang merevisi surat rekomendasi yang telah dikirimkan kepada Gubernur Banten atas Upah Minimum Kota (UMK) di Pusat pemerintahan kota Tangerang, Rabu (12/11/2020).
Wakil Ketua SPSI Kota Tangerang Hardiansyah menyindir Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat musim Pilkada melakukan blusukan ke kampung hingga ke kelurahan untuk merebut hati masyarakat.
“Namun hari ini tidak terlihat orang nomor satu itu untuk menemui masyarakatnya yang berdemonstrasi meminta kenaikan UMK,” sindir Hardiansyah dalam orasinya.
Kota Tangerang sendiri yang berjuluk Akhlakul Karimah, kata dia, jangan sampai pemkot Tangerang malam zalim pada rakyatnya. “Tidak ada agama yang mengajarkan zalim. Sehingga apabila UMK Kota Tangerang tidak naik, bisa kita katakan Pemkot zalim,” sindirnya lagi.
Kota Tangerang mendapatkan julukan kota seribu industry, lanjut dia, sehingga mayoritas warga itu bertumpu pada dunia industri yang penghasilan utama sebagai buruh pabrik.
“Sehingga tumpuan utama kesejahteraan warga kota tangerang adalah upah minimum. Jika upah minimumnya rendah pasti daya belinya rendah. Jadi kalau katanya Kota Tangerang kota seribu industri buktikan dengan naikan upah minimum,” jelasnya.
Koordinator aksi, Maman Nuriman mengatakan, rekomendasi yang telah disampaikan kepada orang nomer satu di Provinsi Banten tersebut meliputi tiga draft rekomendasi.
“Usulan dari rekomendasi unsur serikat buruh yang berharap kenaikan 8,51 persen, untuk dari kalangan akademisi juga menyebut harus ada kenaikan, hanya dari APINDO yang tidak mengusulkan kenaikan,” katanya.
Maman menjelaskan, tuntutan buruh akan kenaikan ditahun ini juga dilandasi dari pernyataan Wali Kota Tangerang yang menjanjikan ada kenaikan upah ditahun ini. B”Dia (Wali Kota Tangerang) menyampaikan kalau (upah) akan ada kenaikan tetapi dia tidak menyebut kenaikan tersebut berapa persen,” Jelasnya.Sementara itu, Kepala Dinas Ketenangakerjaan Rakhmansyah mengaku akan menyampaikan aspirasi buruh yang tengah berjuang untuk kenaikan upah. “Malam ini kami akan menyampaikan kepada pak wali dan hasilnya besok akan disampaikan kepada teman – teman buruh,” singkatnya. (

.gif)