< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Hampir Tumbangkan Trump, Biden Melesat dengan 223 Suara

Rabu, 04 November 2020 | Rabu, November 04, 2020 WIB | Last Updated 2020-11-04T05:30:14Z

 


WASHINGTON - Kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden sejauh ini terus melesat dengan mengumpulkan 223 suara electoral.

Adapun calon presiden dari Partai Republik Donald Trump meraih 148 suara electoral. Diperlukan 270 suara electoral untuk memenangkan pemilu presiden Amerika Serikat (AS).

Untuk suara populer, Biden mendapatkan 55 juta suara dan Trump memperoleh 54 juta suara, menurut data Fox News dan The Guardian.Biden menang di Colorado dan mendapatkan sembilan suara electoral. Di Distrik Columbia, Biden mendapatkan tiga suara electoral. Dia juga memenangkan New York dan New Mexico.Donald Trump menambah suara dengan memenangkan Arkansas, North Dakota, South Dakota, Wyoming, Louisiana dan Nebraska. Kemenangan ini sudah diprediksi sebelumnya dalam berbagai survei.

Dengan demikian, Trump menambah kemenangan setelah sebelumnya menguasai Oklahoma, Tennessee, Mississippi dan Alabama. Joe Biden telah memenangkan Delaware, tempat tinggalnya. Calon presiden dari Partai Demokrat itu meraih kemenangan di Rhode Island, New Jersey, Massachussetts, Maryland, Illinois, Delaware, dan Connecticut. Joe Biden memenangkan Virginia dan meraih 13 electoral yang diperebutkan di sana. Virginia merupakan swing state saat kampanye Barack Obama pada 2008 dan 2012, tapi telah menjadi kandang Partai Demokrat dalam beberapa tahun terakhir.

Tak mau ketinggalan, Donald Trump raih kemenangan di West Virginia. Kemenangan Trump di sana tak mengejutkan. Trump pun mendapat tambahan lima suara electoral.

Trump juga memenangkan South Carolina dan mendapat tambahan sembilan suara electoral. Trump pun unggul di Oklahoma, Tennessee, Missisippi, dan Alabama.

Beberapa saat setelah pemungutan suara ditutup di Kentucky, AP mendeklarasikan Donald Trump memenangkan delapan suara electoral di sana.

Kemenangan Trump di Kentucky sudah diprediksi sebelumnya. Tak hanya di Kentucky, Trump juga menang di Indiana menurut laporan Reuters. Di Indiana, Trump meraih 11 suara electoral.

Adapun Joe Biden telah mengamankan kemenangan pertamanya di Vermont yang menyediakan tiga suara electoral. Ini menjadi kemenangan perdananya.

Pesta demokrasi kali ini memang berbeda dari sebelumnya karena selama kampanye rakyat AS mengalami polarisasi yang sangat dalam.

Masker wajah yang dikenakan banyak pemilih dan toko-toko yang ditutup papan di beberapa pusat kota menjadi pengingat dua masalah besar yang membentuk pemilu 2020, yakni COVID-19 dan kerusuhan saat protes mengecam kebrutalan polisi dan rasisme.

Sejumlah kelompok hak-hak sipil mengatakan mereka sedang memantau tanda-tanda tekanan pada pemilih. Lembaga penegak hukum juga waspada terhadap gangguan selama pemungutan suara. Namun ketakutan terburuk mereka tidak terjadi hingga sore hari waktu setempat.

(sya)
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update