JAKARTA - Pandemi Covid-19 berdampak pada melemahnya konsumsi dan juga daya beli Ketua MPR Bambang Sosatyo mengatakan,
untuk menjaga konsumsi dan daya beli masyarakat akibat Covid-19,
pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) harus tetap
memberikan bantuan sosial serta pemberian bantuan modal kerja untuk
masyarakat.
“Pemerintah harus memberikan perhatian khusus bagi
pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), seperti
mengoptimalkan pemberian bantuan dan stimulus-stimulus untuk usaha,”ujar
Bamsoet, Senin (9/11/20 20)
Menurutnya, dampak dari tidak bertahannya pelaku usaha dapat
mengakibatkan pelaku usaha atau perusahaan melakukan efisiensi,
merumahkan karyawan, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK). Pihaknya
juga mendorong pemerintah untuk mengoptimalkan realisasi konsumsi
pemerintah guna membantu konsumsi masyarakat yang saat ini sedang anjlok
sehingga dapat memberikan dampak yang maksimal terhadap pertumbuhan
ekonomi. “Konsumsi masih menjadi penopang utama dalam Dikatakan Bamsoet, pemerintah harus memaksimalkan program Pemulihan
Ekonomi Nasional (PEN) dan pemberian perlindungan sosial kepada
masyarakat untuk mendorong peningkatan daya beli, khususnya pada
konsumsi kebutuhan sehari-hari masyarakat. “Kami mendorong pemerintah
mengatur strategi untuk menyeimbangkan antara jumlah pasokan dan
permintaan agar saat perekonomian telah kembali pulih, harga bahan pokok
tetap stabil dan tidak melonjak terlalu tinggi,”paparnya. perekonomian
nasional dan memberikan kemudahan investasi,”tuturnya. Menurut Bamsoet, UMKM sebagai salah satu sektor yang cukup berpengaruh
secara signifikan terhadap perekonomian nasional, namun merupakan sektor
yang paling terdampak selama pandemi Covid-19. Karena itu, pihaknya
meminta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah/Kemenkop UKM
agar meminta seluruh pelaku UMKM segera bertransformasi menjadi usaha
berbasis digital, serta memberikan pendampingan dan bantuan kepada UMKM.
Hal ini diperlukan agar memudahkan UMKM untuk menjadikan UMKM
berbasis digital, termasuk dalam perihal anggaran atau bantuan dana
melalui kemudahan akses perbankan, sehingga UMKM dapat segera bangkit
dan tumbuh sehingga ekonomi bisa kembali bergerak. ”Pemerintah harus
mengoptimalkan realisasi penyaluran berbagai stimulus bagi pelaku UMKM,
serta memastikan bahwa stimulus diberikan tepat sasaran kepada UMKM yang
terdampak pandemi, maupun kepada UMKM yang baru dan membutuhkan bantuan
dari pemerintah,”katanya.
Menurutnya, Kemenkop UKM harus
mempersiapkan sarana, prasarana, dan fasilitas yang memadai untuk
membantu UMKM tata cara memasarkan produk-produknya secara digital,
termasuk pelatihan bagi pelaku UMKM agar lebih melek teknologi dan mampu
memasarkan produk-produknya secara luas.

.gif)