< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Menghirup Ini Kurangi Keparahan Gejala COVID-19 hingga 90 Persen

Friday, 19 February 2021 | Friday, February 19, 2021 WIB | Last Updated 2021-02-19T10:38:31Z

 


  Meski vaksin COVID-19 sudah mulai diberikan di berbagai negara, namun bukan berarti kita lengah untuk menerapkan protokol kesehatan. Para peneliti pun masih mencari cara lain untuk mengurangi gejala COVID-19. Termasuk yang berikut ini.

Ya, biasa digunakan untuk mengobati asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), menggunakan inhaler menjadi cara baru untuk mengurangi keparahan gejala COVID-19, demikian temuan sebuah studi baru.

Menurut penelitian baru yang dilakukan oleh NIHR Oxford Biomedical Research Center (BRC), obat inhaler budesonide dapat mengurangi risiko penyakit COVID-19 yang parah hingga 90 persen.

Dilansir dari Times of India, Kamis, 18 Februari 2021, penelitian tersebut mengamati 146 orang. Separuhnya diberi inhaler budesonide dua kali sehari dengan dosis 800 mikrogram. Separuh lainnya diberi plasebo selama 28 hari. Lalu, apa yang terjadi?

Orang yang menggunakan inhaler, tidak hanya 90 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mendapatkan perawatan COVID-19, tetapi mereka juga melaporkan durasi demam yang lebih pendek dan gejala jangka panjang yang lebih pendek.

Para ahli mengatakan, gejala persisten setelah penyakit muncul sebagai masalah jangka panjang. Dan inhaler ini dapat membantu mencegahnya.

Penelitian ini terinspirasi berdasarkan pengamatan dari beberapa pasien asma kronis yang dirawat di rumah sakit selama beberapa bulan awal pandemi, yang ternyata bertentangan dengan apa yang diperkirakan.

Setelah penelitian ini, para ahli menemukan bahwa berkat penggunaan inhaler kortikosteroid, obat ini dapat mencegah efek pernapasan yang lebih serius pada pasien ini. Namun, studi tersebut belum ditinjau oleh rekan sejawat.

Ingat, saat ini jumlah kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi. Untuk itu jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan dan lakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Jauhi Kerumunan serta  Mencuci Tangan Pakai Sabun,

#pakaimasker
#jagajarak
#cucitangan
# satgas Covi 19

#ingatpesanibu

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update