< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Pegawai KPK: Kami Harap Ketua KPK Berani Datang Penuhi Panggilan Komnas HAM

Senin, 31 Mei 2021 | Senin, Mei 31, 2021 WIB | Last Updated 2021-05-31T09:23:45Z

 


JAKARTA-  Ketua Wadah Pegawai (WP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yudi Purnomo   berharap, pimpinan KPK bisa memenuhi panggilan Komnas HAM . Sedianya, Komnas HAM berencana memanggil  Firli Bahuri  selaku ketua lembaga antirasuah tersebut terkait sengkarut Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai syarat peralihan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sebagai informasi, hari ini Komnas HAM tengah memeriksa enam orang yang di antaranya adalah pegawai KPK. Pemeriksaan berlangsung sejak pukul 10.00 WIB dan saat ini masih berlangsung.

"Kemarin Komnas HAM juga sudah menyatakan akan memanggil Ketua KPK ya, kami harap bahwa Ketua KPK berani untuk datang memenuhi panggilan Komnas HAM," kata Yudi di Kantor Komnas HAM.

Terpisah, Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM RI, Choirul Anam mengatakan, pihaknya belum melayangkan surat panggilan terhadap pimpinan KPK. Pasalnya, Komnas HAM tengah berfokus pada pemeriksaan terhadap pegawai KPK yang saat ini masih berlangsung.

Belum (layangkan surat). Kami harus menyelesaikan ini, melihat struktur, temuan-temuan kami, karena itu akan menjadi bekal untuk memperdalam apa yang selayaknya diperdalam, biar ini terang benderang," kata Anam.

Maka dari itu, Komnas HAM nantinya akan mengumpulkan bahan dari pemeriksaan hari ini sebelum mengirim surat panggilan terhadap pimpinan KPK. Anam menyebut, pihaknya juga akan melihat tentang objektivitas yang nyata seperti konteks hak asasi manusia yang berkaitan dengan TWK.

"Dalam konteks pimpinan KPK, ya kalau dalam hak asasi manusia ini bisa menjadi ajang untuk mereka semua memberikan klarifikasi dan sebagainya. Nanti kita lihat objektifitasnya seperti apa, sesuai tidak dengan hukum? Sesuai tidak dengan HAM? Sesuai tidak dengan kaidah-kaidah kebiasaan kita soal bagaimana mendudukan kebangsaan kita," jelas Anam.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update