< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Peringkat Ketahanan Pangan RI Turun, Ma'ruf Amin Beri Penjelasan

Senin, 03 Mei 2021 | Senin, Mei 03, 2021 WIB | Last Updated 2021-05-03T15:50:12Z

 


 JAKARTA-Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan sambutannya dalam acara “Seminar Nasional   Ketahanan Pangan Nasional untuk Memajukan Kesejahteraan Bangsa” dalam rangka kegiatan Amaliyah Ramadan Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga atau PRK MUI. Dalam kesempatan tersebut, Ma'ruf Amin menyoroti peringkat Indonesia dalam Indeks Ketahanan Pangan Global tahun 2020 yang mengalami penurunan.

"Mengacu pada data Indeks Ketahanan Pangan Global tahun 2020 atau Global Food Security Index 2020, dari total 113 negara, posisi Indonesia berada pada posisi ke-65. Posisi ini turun dibandingkan tahun 2019 yang berada di posisi 62,"  kata Ma'ruf pada Senin 3 Mei 2021

Menurut Ma'ruf, posisi Indonesia tersebut berada di bawah negara tetangga seperti Singapura yang berada di posisi 20, Malaysia di posisi 43, Thailand di posisi 51 dan Vietnam di posisi 63.  Turunnya posisi Indonesia dalam indeks tersebut mengindikasikan belum terpenuhinya beberapa pilar dalam ketahanan pangan di dalam negeri.

"Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua, untuk berupaya lebih keras lagi dalam mencapai ketahanan pangan," kata Ma'ruf

Ma'ruf Amin mengatakan, kewajiban pemerintah untuk mencukupi kebutuhan pangan penduduknya berhadapan dengan makin berkembangnya jumlah penduduk Indonesia dari tahun ke tahun. Data BPS menunjukkan jumlah penduduk Indonesia hasil sensus penduduk tahun 2020 sebesar 270,20 juta jiwa, bertambah 32,56 juta jiwa dibandingkan sensus penduduk tahun 2010. 

"Pada tahun 2045 jumlah penduduk Indonesia diperkirakan meningkat menjadi 319 juta jiwa. Di satu sisi, jumlah penduduk semakin meningkat, tapi di sisi lain, luas lahan pertanian  sebagai media untuk memproduksi pangan semakin berkurang. Alih fungsi lahan menjadi ancaman yang serius bagi ekosistem pertanian di Indonesia," kata Ma'ruf lagi.

Ma'ruf menambahkan, berubahnya fungsi lahan sawah  membawa dampak yang sangat luas antara lain menjadi ancaman terhadap ketahanan pangan, kemiskinan petani,dan kerusakan ekologi di perdesaan. Mengutip data Kementerian ATR/BPN tergambar bahwa luas lahan baku sawah menurun dari 7,75 juta hektare pada tahun 2013 menjadi 7,46 juta hektare pada tahun 2019. 

"Sementara itu, luas panen menurut perhitungan BPS dengan menggunakan metode KSA (kerangka sampel area) menurun dari 11,38 juta hektare di tahun 2018 menjadi 10,68 juta hektare di tahun 2019 dan menurun lagi menjadi 10,66 juta hektare di tahun 2020. Mengamati perkembangan ini maka rata-rata sawah hanya ditanami sebanyak 1,4 kali," ujarnya.

Meskipun luas panen di tahun 2020 menurun dibandingkan dengan tahun 2019 namun produksi padi mengalami sedikit kenaikan. Yakni dari 54,60 juta ton di tahun 2019 menjadi 54,65 juta ton di tahun 2020.

"Hal ini disebabkan adanya kenaikan produktivitas di sejumlah provinsi. Data ini menunjukkan, jika diolah dengan tepat, lahan pertanian yang terbatas dapat ditingkatkan produktivitasnya," ujarnya.

 

 

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update