Friday 14 May 2021

Ramalan Khamenei: Israel Lenyap dalam 19 Tahun, Kissinger: Hilang Tahun Depan

 

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Foto/Anadolu

 TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pertama kali meramalkan pada 2015 bahwa Israel tidak akan menyaksikan 25 tahun ke depan.

"Pertama, Anda (Israel) tidak akan melihat 25 tahun ke depan," ungkap Khamenei.

"Insya Allah, tidak akan ada yang namanya rezim Zionis dalam 25 tahun. Sampai saat itu, semangat perjuangan, heroik dan jihad tidak akan meninggalkan momen ketenangan bagi Zionis."Hal ini disebutkan sehubungan dengan kesepakatan nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) yang ditandatangani awal tahun itu antara Teheran dan P5 + 1 yang secara teori akan berakhir dalam waktu 25 tahun. Dalam konteks inilah pernyataan itu muncul.Jika dikurangi sampai tahun 2021, maka kehancuran Israel diperkirakan tinggal 19 tahun lagi menurut ramalan tersebut. Retorika semacam itu pernah dibuat di masa lalu oleh Iran, misalnya, mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan 10 tahun sebelumnya, "Rezim yang menduduki Yerusalem harus lenyap dari halaman waktu."

Perkataan Ahmadinejad itu secara populer salah diterjemahkan dan salah dikutip oleh media-media Barat pada saat itu menjadi "Israel harus dihapus dari peta." Kutipan asli perkataan Ahmadinejad itu sendiri dikaitkan dengan pernyataan pendiri Republik Islam Ayatollah Ruhollah Khomeini.

"25 tahun" dalam beberapa hal telah menjadi mantra, dan ditulis ulang secara resmi di website Khamenei pada tahun berikutnya pada 2016.

Kepala Angkatan Darat Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi mengulangi klaim tersebut pada 2017 selama acara memperingati kejatuhan saat Perang Iran-Irak. Mousavi juga dikutip baru-baru ini oleh outlet berita Iran, mengomentari kerusuhan di Palestina bahwa, "Tanda-tanda jatuhnya pembunuh anak-anak dan rezim Zionis yang tidak sah telah menjadi bukti."

"Ada juga indikasi yang menjanjikan tentang perubahan keseimbangan kekuatan yang berpihak pada Palestina. Ini semua menunjukkan kebenaran prediksi bahwa rezim Zionis tidak akan melihat 25 tahun ke depan," tambah dia.

Namun, mengingat situasi politik saat ini antara Israel dan Palestina, yang berpusat pada serangan brutal Israel dan penodaan kompleks Masjid Al-Aqsa serta penggusuran paksa di Sheikh Jarrah dan konflik yang semakin mendekati intifada ketiga, tampaknya prediksi Khamenei mungkin benar-benar terwujud, tak hanya retorika.

Faktanya, kepala negara Iran bukanlah orang pertama yang meramalkan jatuhnya Israel di masa depan.

Negarawan senior Amerika Serikat (AS) Henry Kissinger, yang berasal dari keturunan Yahudi dan hampir berusia seratus tahun, kurang bermurah hati dalam prediksinya sendiri tentang nasib negara Yahudi itu.

Dia diduga telah menyatakan pada 2012 bahwa, "Dalam 10 tahun tidak akan ada lagi Israel."

Meski diakui Haaretz, Times of Israel yang mengutip salah seorang staf Kissinger membantah pernyataan tersebut.

Jika memang mantan menteri luar negeri AS itu benar-benar membuat pernyataan tersebut, maka ramalan keruntuhan Israel akan terjadi tahun depan.

Ide-ide tentang kemampuan Israel bertahan hidup, ternyata lebih dekat daripada yang diyakini Israel dan para pendukungnya.

Dalam artikel opini bulan Februari di Yedioth Ahronot, mantan kepala Shin Bet, Yuval Diskin, menyesalkan Israel tidak akan bertahan untuk generasi berikutnya. Dia tidak berbicara secara kiasan.

Diskin menjelaskan, "Saya tidak berbicara tentang ancaman nuklir Iran, rudal Hizbullah, atau Islam fundamentalis ekstremis. Saya berbicara tentang tren demografis, sosial dan ekonomi yang telah mengubah esensi negara dan ditakdirkan untuk membahayakan eksistensinya di satu generasi."

"Dalam waktu sekitar 40 tahun, sekitar setengah dari warga Israel akan menjadi ultra-Ortodoks dan Arab," tulis dia.

Ini jelas merupakan masalah keamanan bagi Israel, terutama karena keduanya dikecualikan dari militer dan seperti yang diakui Diskin, "Keduanya lazim dalam kecenderungan anti-Zionis."

Teori bom waktu demografis telah dibahas banyak sekali selama bertahun-tahun, terutama ketika seseorang mempertimbangkan populasi gabungan Gaza dan Tepi Barat, bersama dengan apa yang disebut populasi Arab Israel, yang mencakup sekitar 20% dari populasi Israel.

Oleh karena itu Israel tidak bisa menjadi negara mayoritas Yahudi dan demokrasi pada saat yang sama. "Jika tidak bisa keduanya, impian Zionis di mana Israel didirikan akan berakhir," demikian pendapat jurnalis Michael Petrou pada 2008.

Share:

0 comments:

Post a Comment

DISPORA PROVINSI BANTEN HARI PERS 2024

DISPORA PROVINSI BANTEN HARI PERS 2024

DINAS PEMDIDIKAN KOTA SERANG

DINAS PEMDIDIKAN KOTA SERANG

www.kontakbanten.co.id

www.kontakbanten.co.id

Segenap Crew PT Kontak Media Persada

Segenap Crew PT  Kontak Media Persada

SEKRETARIAT DPRD PROVINSI BANTEN

SEKRETARIAT DPRD PROVINSI BANTEN

Selamat Hari Pers 2024

Selamat Hari Pers 2024

Dinas Pendidikan Kota Serang ISRA MIRAJ 1445 h

Dinas Pendidikan Kota Serang ISRA MIRAJ 1445 h

Jadilah Perbedaan Menjadi Kekuatan

Jadilah Perbedaan Menjadi Kekuatan

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

PERTAMINA 2024

PERTAMINA 2024

Penawaran Kerja Sama

TV KONTAK BANTEN

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI
Media yang kuat butuh rakyat yang terlibat, mengelola kebebasan dengan bertanggung jawab._ Najwa Shihab

SILAKAN PASANG IKLAN KLIK

SELAMAT HUT KORPRI 2023

SELAMAT HUT KORPRI 2023

KONTAK MEDIA GROUP

KONTAK MEDIA GROUP

BACA BERITA BIKIN PAS DI HATI YA DI SINI !!

BAPENDA PROVINSI BANTEN HARI PERS 2024

PEMERINTAH BANYUWANGI

PEMERINTAH BANYUWANGI

TALK SHOW MENCARI PEMIMPIN SEJATI

TALK SHOW MENCARI PEMIMPIN SEJATI

INFO CPNS DAN PPPK 2023 KLIK

PESAN MAKANAN ENGAK RIBET

MOTO KAMI


BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA SESUNGGUHNYA UNTUK KEBAIKAN DIRI KITA

HARI KETERBUKAAN INFORMASI 2023

HARI KETERBUKAAN INFORMASI 2023

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

RESOLUSI TAHUN 2024

RESOLUSI TAHUN 2024

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

KEMENTRIAN BUMN

KEMENTRIAN BUMN

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

ENERGI KOLOBORASI

ENERGI KOLOBORASI

Bergerak TAK TERBATAS

Bergerak TAK TERBATAS

PEMERINTAH SUBANG JABAR

PEMERINTAH SUBANG JABAR

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

SENYUM ADALAH IBADAH

SENYUM ADALAH IBADAH

PEMERINTAH BIRIEUN ACEH

PEMERINTAH BIRIEUN ACEH

SELAMAT DAN SUKSES

SELAMAT DAN SUKSES

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

Berbuat Baiklah Karena Senyum Pun Ibadah

Berbuat Baiklah Karena Senyum Pun Ibadah

SELALU BERBUAT UNTUK BANGSA

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

PEMERINTAH JAWA TIMUR

PEMERINTAH JAWA TIMUR

PEMERINTAH JAWA TENGAH

PEMERINTAH JAWA TENGAH

INFO KPK

INFO KEJAKSAAN RI

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

HUT RI KE 78 2023

HUT RI KE 78 2023

BANGKIT LEBIH KUAT

BANGKIT LEBIH KUAT

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

PEMERINTAH TANGERANG

PEMERINTAH TANGERANG

SELAMAT HUT BAWASLU REPUBLIK INDONESIA

BERGERAK DAN BERGERAK

Portal Kementrian Kemlu Indonesia

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Salam Damai Untuk Indonesia

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Kementrian PU

Support