< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

COVID-19 Mengganas, Intip Skenario Terburuk Versi Sri Mulyani

Rabu, 07 Juli 2021 | Rabu, Juli 07, 2021 WIB | Last Updated 2021-07-07T09:25:02Z
 

JAKARTA-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan dampak terburuk dari terus meningkatnya penyebaran COVID-19 terhadap perekonomian Indonesia. Dipastikannya ekonomi akan tumbuh rendah meski tidak terkontraksi.

Sri menunjukkan dua skenario yang digunakan pemerintah dalam menyikapi peningkatan kasus positif harian COVID-19 terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun ini. Skenario itu adalah skenario moderat serta skenario berat.

"Pertumbuhan ekonomi kita tentu akan dipengaruhi skenario tersebut," kata Sri di acara Mid Year Economic Outlook yang digelar secara virtual, Rabu, 7 Juli 2021.

Skenario moderat, katanya ketika penyebaran COVID-19 pada Juni terus memuncak sampai dengan pekan ke-2 Juli 2021, lalu ada relaksasi PPKM pada pekan ke-1 Agustus. Sedangkan skenario berat terjadi bila penambahan kasus positif hingga 40 ribu sehari.

"Skenario yang berat di mana kita harus melakukan penurunan mobilitas hingga 50 persen dan lamanya bisa sampai dengan Agustus," ungkap dia.

Khusus untuk kuartal II-2021 Sri meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan masih mampu tumbuh di level atas 7 persen, baik menggunakan skenario moderat ataupun skenario berat. Namun, skenario moderat di level 7,5 persen sedangkan skenario berat 7,1 persen.

Adapun mulai kuartal III-2021 dikatakannya ekonomi akan tertekan karena kebijakan PPKM Darurat yang merespons peningkatan penyebaran Pandemi COVID-19 yang terus meninggi. Terutama akibat masuknya varian Delta.

"Mulai kuartal III sangat tergantung kepada tadi, skenario dalamnya yaitu mobilitas yang harus diturunkan dan berapa lama," tegas Sri.

Dengan skenario moderat Sri mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2021 akan berada pada kisaran 5,4 persen. Sedangkan untuk kuartal IV-2021 akan berada pada kisaran 5,9 persen sehingga secara keseluruhan tahun berada di kisaran 4,5 persen.

Adapun dengan skenario berat, pertumbuhan ekonomi kuartal III-2021 dikatakannya akan berada pada level 4 persen. Kemudian pada kuartal IV bergerak di level 4,6 persen sehingga secara keseluruhan tahun ini akan berada pada kisaran 3,7 persen year on year.

"Maka overall growth tahun 2021 ada di antara 3,7-4,5 persen karena pada kuartal I kita turunnya minus 0,7 persen. Nah dinamika inilah yang selalu dihadapkan kenapa kami," papar Sri.

Melalui skenario moderat, Sri meyakini pemulihan aktivitas ekonomi kembali terjadi secara gradual mulai pertengahan Agustus 2021. Sedangkan skenario berat pemulihan aktivitas ekonomi kembali terjadi secara gradual mulai September 2021.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update