< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Alokasikan Rp5M, PLN Kembangkan 32 Kawasan Konservasi Flora Fauna

Senin, 16 Agustus 2021 | Senin, Agustus 16, 2021 WIB | Last Updated 2021-08-16T07:55:14Z

 


JAKARTA- PLN    kembangkan 32 kawasan konservasi flora   dan fauna    yang tersebar di seluruh Indonesia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dengan nilai sekitar Rp 5,2 Miliar, ini merupakan komitmen PLN untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan pilar lingkungan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi, menjelaskan, konservasi alam merupakan upaya pengelolaan biosfer yang bertujuan menjaga kelangsungan hidup flora dan fauna beserta ragam genetiknya demi pemeliharaan ekosistem. Konservasi tersebut meliputi Konservasi  Terumbu Karang  Penanaman Mangrove, Konservasi satwa endemic seperti Tarsius, Penyu, Burung endemic asli Papua, dan berbagai satwa langka lainnya. Sebagai contoh, program Konservasi alam dilaksanakan di Pantai Sebalang Lampung. Program yang dilaksanakan oleh PLN Unit Induk Pembangkit Sumatera Bagian Selatan ini merupakan upaya rehabilitasi terumbu karang Kawasan Pantai sekitar PLTU Sebalang.

“Program Konservasi ini dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menggunakan inovasi Teknologi Kelistrikan dalam Transplantasi Terumbu Karang yang dinamakan system biorock. System ini memanfaatkan listrik arus lemah sehingga mampu mempercepat pertumbuhan karang hingga hampir dua kali lipat daripada kondisi normal,” ungkap Agung. 

Program konservasi itu disebut berhasil meningkatkan tutupan terumbu karang di lokasi Sebalang, dari hanya 11,65 persen pada 2016 menjadi 61 persen pada 2021.

“Sebelum diadakan program konservasi sekali melaut hanya mendapatkan Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Setelah program konservasi penghasilan melaut meningkat menjadi Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu,” ungkapnya. 

Di sisi PLN, dengan bersihnya air laut akibat konservasi terumbu karang, maka pembangkit akan meningkat kinerjanya. Hal itu disebabkan semakin berkurangnya potensi gangguan pembangkit akibat sampah yang masuk di water intake PLTU.

“Dengan kegiatan konservasi ini juga meningkatkan jumlah ikan di laut yang akan berdampak pada jumlah kenaikan ekonomi bagi nelayan. Tak hanya itu, dengan adanya terumbu karang yang maka bisa mempercantik pemandangan di dasar laut yang juga akan menjadi objek wisata baru,” tutur Angga. 

Sutedjo, nelayan Sebalang mengatakan bahwa tangkapan ikan semakin meningkat sejak program konservasi ini dilaksanakan. 

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update