Saturday 28 August 2021

Tanpa Izin Kepala Badan Pangan, Mendag dan Mentan Tidak Boleh Impor

 

» Masalah pangan nasional selama ini sulit dipecahkan karena banyak keputusan impor yang merugikan petani.

» Supaya efektif dan kondusif, Badan Pangan harus diback up pejabat di kabinet yang powerfull seperti Menko Maritim dan Investasi.

JAKARTA - Pengelolaan pangan nasional selama ini banyak menghadapi masalah karena pengelolaannya tidak terkoordinasi dengan baik. Kementerian yang bertanggung jawab jalan sendiri-sendiri sesuai dengan data yang mereka yakini benar dan sangat rawan disusupi kepentingan para pemburu rente yang mencari keuntungan dari berbagai aktivitas perdagangan dan impor.

Selain tidak terkoordinasi dengan baik di bawah satu badan, produk impor yang merajalela masuk ke pasar dalam negeri karena aturan yang memproteksi barang dan jasa sangat minim. Akibatnya, para produsen, seperti petani, semakin sengsara karena hasil pertanian mereka tidak kompetitif dibanding produk impor.

Dengan lahirnya Badan Pangan melalui Peraturan Presiden No 66 Tahun 2021, maka publik berharap besar kehadiran lembaga tersebut bisa menata pengelolaan pangan yang selama ini karut-marut.

Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, M. Dwidjono Hadi Darwanto, yang diminta tanggapannya mengenai Perpres tentang Badan Pangan, Jumat (27/8), mengatakan, selama ini masalah pangan nasional sulit dipecahkan karena banyak keputusan impor pangan yang merugikan produksi pangan di dalam negeri.

Oleh karena itu, Badan Pangan seharusnya menjadi komandan utama setingkat Menteri Koordinator yang menentukan kapan dan berapa jumlah impor komoditas pangan. Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian harus tunduk pada blueprint jangka panjang yang disusun oleh Badan Pangan.

Menurut Dwidjono, Badan Pangan seharusnya mempunyai perencanaan kuat dalam jangka pendek, menengah panjang, dan juga wewenang dan kekuasaan yang kuat sehingga semua menteri terkait pangan bisa tunduk kepadanya.

"Bayangkan, sebuah badan sekuat Menko bahkan lebih kuat lagi dan ditopang atau didukung oleh Bappenas. Rencana kuat, ekskusi kuat, dan menteri terkait pangan musti bisa dikoordinasikan," jelas Dwidjono.

Soal impor pangan, dia berpendapat seharusnya menjadi perhatian utama Badan Pangan karena selama ini impor pangan banyak merugikan petani sebagai produsen pangan dalam negeri. Pangan tidak bisa semata-mata dipandang sebagai aktivitas perdagangan, tapi harus dilihat sebagai aspek penting untuk negara berdaulat.

"Kita rakyatnya banyak. Kalau ada susah pangan karena bencana, perubahan iklim yang melanda dunia, semua akan mementingkan rakyatnya sendiri-sendiri. Tidak bisa impor-imporan di saat paceklik dunia. Maka, ya harus mandiri," papar Dwidjono.

Makin Berkurang

Secara terpisah, Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP), Said Abdullah, menegaskan jika Kemendag dan Kementan berada di bawah koordinasi Badan Pangan maka celah untuk memainkan impor pangan semakin berkurang.

"Kalau belajar dari proses dan kasus importasi dan korupsi kebanyakan masuknya di dua kementerian ini. Pemburu rente impor pangan masuknya melalui kementerian ini dengan memanfaatkan celah peraturan. Jadi, memang sangat penting dua kementerian ini kewenangannnya ada di Badan Pangan Nasional," tegas Said.

Dia menjelaskan, dalam Perpres disebutkan bahwa beberapa kewenangan di Kementan dan Kemendag diambilalih oleh Badan Pangan. Kewenangan tersebut antara lain kewenangan kebijakan impor dan penetapan Harga Pembelian Pemerintah atau HPP. Dengan berpusat di Badan Pangan, sebenarnya ini keuntungan karena seharusnya tidak ada lagi silang pendapat kedua kementerian terutama dalam kebijakan impor.

Badan Pangan, lanjutnya, seharusnya lebih mudah untuk mengontrol, sebab selama ini kementerian menggunakan data masing-masing. Dengan terbentuknya Badan Pangan maka dua kementerian itu sifatnya hanya sebagai penyedia data.

Tugas Kemendag

Hal lain yang penting adalah kontrol internal dan publik. Dalam Perpres sudah diatur soal pengawasan internal, tapi masih perlu membangun mekanisme pengawasan eksternal melalui keterlibatan publik secara luas.

Dengan demikian, kelemahan terkait akuntabilitas yang selama ini ada dapat diatasi. Selama ini, misalnya, Kementan bersikukuh tidak perlu mengimpor karena kalau itu dilakukan berarti produksi dalam negeri kurang, sehingga mereka dianggap gagal. Sementara itu, Kemendag selalu mengukurnya di pasar dan harga.

Apalagi, Kemendag selama ini dinilai tidak menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Lembaga tersebut semestinya membantu pemerintah melaksanakan perdagangan dengan mendorong ekspor komoditas nasional ke luar negeri, bukan sebaliknya lebih banyak memfasilitasi produsen luar negeri dan importir untuk memasarkan produknya ke Indonesia.

Supaya lebih efektif dan kondusif siapapun yang menjabat Kepala Badan Pangan harus didukung oleh pejabat di kabinet yang powerfull seperti Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, yang dalam beberapa kesempatan diminta Presiden Joko Widodo sebagai komando, misalnya saat terjadi lonjakan Covid-19, pada Mei lalu.

 


Share:

0 comments:

Post a Comment

DISPORA PROVINSI BANTEN HARI PERS 2024

DISPORA PROVINSI BANTEN HARI PERS 2024

DINAS PEMDIDIKAN KOTA SERANG

DINAS PEMDIDIKAN KOTA SERANG

www.kontakbanten.co.id

www.kontakbanten.co.id

Segenap Crew PT Kontak Media Persada

Segenap Crew PT  Kontak Media Persada

SEKRETARIAT DPRD PROVINSI BANTEN

SEKRETARIAT DPRD PROVINSI BANTEN

Selamat Hari Pers 2024

Selamat Hari Pers 2024

Dinas Pendidikan Kota Serang ISRA MIRAJ 1445 h

Dinas Pendidikan Kota Serang ISRA MIRAJ 1445 h

Jadilah Perbedaan Menjadi Kekuatan

Jadilah Perbedaan Menjadi Kekuatan

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

PERTAMINA 2024

PERTAMINA 2024

Penawaran Kerja Sama

TV KONTAK BANTEN

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI
Media yang kuat butuh rakyat yang terlibat, mengelola kebebasan dengan bertanggung jawab._ Najwa Shihab

SILAKAN PASANG IKLAN KLIK

SELAMAT HUT KORPRI 2023

SELAMAT HUT KORPRI 2023

KONTAK MEDIA GROUP

KONTAK MEDIA GROUP

BACA BERITA BIKIN PAS DI HATI YA DI SINI !!

BAPENDA PROVINSI BANTEN HARI PERS 2024

PEMERINTAH BANYUWANGI

PEMERINTAH BANYUWANGI

TALK SHOW MENCARI PEMIMPIN SEJATI

TALK SHOW MENCARI PEMIMPIN SEJATI

INFO CPNS DAN PPPK 2023 KLIK

PESAN MAKANAN ENGAK RIBET

MOTO KAMI


BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA SESUNGGUHNYA UNTUK KEBAIKAN DIRI KITA

HARI KETERBUKAAN INFORMASI 2023

HARI KETERBUKAAN INFORMASI 2023

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

RESOLUSI TAHUN 2024

RESOLUSI TAHUN 2024

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

KEMENTRIAN BUMN

KEMENTRIAN BUMN

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

ENERGI KOLOBORASI

ENERGI KOLOBORASI

Bergerak TAK TERBATAS

Bergerak TAK TERBATAS

PEMERINTAH SUBANG JABAR

PEMERINTAH SUBANG JABAR

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

SENYUM ADALAH IBADAH

SENYUM ADALAH IBADAH

PEMERINTAH BIRIEUN ACEH

PEMERINTAH BIRIEUN ACEH

SELAMAT DAN SUKSES

SELAMAT DAN SUKSES

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

Berbuat Baiklah Karena Senyum Pun Ibadah

Berbuat Baiklah Karena Senyum Pun Ibadah

SELALU BERBUAT UNTUK BANGSA

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

PEMERINTAH JAWA TIMUR

PEMERINTAH JAWA TIMUR

PEMERINTAH JAWA TENGAH

PEMERINTAH JAWA TENGAH

INFO KPK

INFO KEJAKSAAN RI

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

HUT RI KE 78 2023

HUT RI KE 78 2023

BANGKIT LEBIH KUAT

BANGKIT LEBIH KUAT

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

PEMERINTAH TANGERANG

PEMERINTAH TANGERANG

SELAMAT HUT BAWASLU REPUBLIK INDONESIA

BERGERAK DAN BERGERAK

Portal Kementrian Kemlu Indonesia

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Salam Damai Untuk Indonesia

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Kementrian PU

Support