< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Duduki Peringkat 107 dari 189 Negara

Rabu, 13 Oktober 2021 | Rabu, Oktober 13, 2021 WIB | Last Updated 2021-10-13T10:49:05Z

 


JAKARTA-Deputi Bidang Usaha Kecil & Menengah Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), Hanung Harimba menyatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia menduduki peringkat 107 dengan skor 71,94 dari dari 189 negara.

"Meskipun beberapa tahun ini Indeks Pembangunan Manusia atau IPM terus mengalami kemajuan yang signifikan. Namun, kita masih menduduki urutan ke 107 dari 189 negara dengan skor 71,94," ungkapnya dalam webinar Bank Mandiri bertajuk Transformasi Digital UMKM Merah Putih, Rabu (13/11).

Hanung mengatakan, dengan situasi tersebut Indonesia tengah menghadapi tantangan besar terkait kualitas dan keterampilan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Sehingga, perlu untuk segera meningkatkan kualifikasi dan keterampilan SDM secara berkelanjutan.

Adapun, lanjut Hanung, upaya yang tengah dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM untuk memperbaiki peringkat IPM Indonesia yakni menyiapkan pekerjaan kelas menengah. Antara lain membangun angkatan kerja yang produktif dan terampil.

"Sehingga, akan menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi," katanya.

Disebabkan Pandemi Covid-19

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya perlambatan pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2020 dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, kondisi ini disebabkan pandemi Covid-19 yang melanda tanah air.

IPM Indonesia tahun 2020 tercatat sebesar 71,94, atau tumbuh 0,03 persen (meningkat 0,02 poin) dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

"Kenaikan yang sangat tipis ini memang tidak bisa karena kenaikan pada tahun-tahun sebelumnya, setiap tahun IPM biasanya meningkat sekitar 0,5 sampai 0,6 (persen). Tetapi pada tahun 2020 hal itu tidak terjadi, IPM nya hampir flat. Salah satu penyebabnya karena ada Covid-19," ujar Kecuk, sapaan akrabnya dalam video konferensi, Selasa (15/12).

Perlambatan pertumbuhan IPM tahun 2020 sangat dipengaruhi oleh turunnya rata-rata pengeluaran per kapita yang disesuaikan. Indikator ini turun dari Rp11,30 juta pada tahun 2019 menjadi Rp11,01 juta pada tahun 2020.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update