KOTA SERANG KONTAK BANTEN – Wacana relokasi SMP Negeri 4 Kota Serang dari Jalan Juhdi ke kawasan Ciracas memicu beragam tanggapan dari para orang tua siswa. Sejumlah wali murid mempertanyakan jarak tempuh dan akses menuju lokasi baru, sementara sebagian lainnya menilai relokasi dapat memberikan fasilitas dan lahan yang lebih luas bagi sekolah.
Salah satu wali murid, Fatoni, orang tua siswa kelas 7 yang berdomisili di Pasar Lama, menyatakan tidak setuju dengan rencana pemindahan tersebut.
Menurut Fatoni, lokasi SMPN 4 Kota Serang saat ini cukup strategis dan mudah dijangkau siswa. Ia juga menilai keberadaan sekolah di Jalan Juhdi memiliki nilai sejarah yang perlu dipertimbangkan.
“Menurut saya kurang setuju, karena tempatnya sudah strategis. Anak sekolah sudah di sini, jangan terlalu jauh. Tempat lain saja untuk lahan parkir, cari tempat lain,” ujar Fatoni, Senin (31/8/2026).
Khawatir Kemacetan di Ciracas
Fatoni mengatakan persoalan jarak bukan satu-satunya alasan dirinya menolak wacana relokasi. Ia juga mengkhawatirkan kondisi lalu lintas di kawasan Ciracas yang kerap padat, terutama pada jam masuk dan pulang sekolah.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menambah waktu perjalanan siswa dan menyulitkan orang tua yang mengantar maupun menjemput anak.
Fatoni juga menilai bangunan SMPN 4 Kota Serang yang saat ini digunakan masih dalam kondisi layak. Karena itu, ia berharap pemerintah mempertimbangkan lokasi lain apabila membutuhkan lahan tambahan untuk pembangunan fasilitas, termasuk area parkir.
Ada Wali Murid yang Mendukung Relokasi
Pandangan berbeda disampaikan Wahyu, wali murid yang berdomisili di kawasan Ciracas. Ia justru mendukung rencana Pemkot Serang apabila relokasi tersebut memang telah melalui pertimbangan yang matang.
Wahyu menilai lokasi sekolah saat ini memiliki keterbatasan dari sisi luas lahan. Relokasi ke kawasan Ciracas, menurutnya, dapat menjadi peluang untuk meningkatkan fasilitas pendidikan.
“Kalau sudah jadi keputusan pemerintah, tentu sudah dipikirkan yang terbaik. Di lokasi sekarang kan kurang luas. Mudah-mudahan di tempat baru sarananya lebih lengkap,” tutur Wahyu.
Ia berharap apabila relokasi benar-benar dilakukan, fasilitas sekolah di lokasi baru dapat lebih memadai dan memberikan kenyamanan bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Kepala Sekolah Minta Siswa Tetap Fokus Belajar
Sementara itu, Kepala SMPN 4 Kota Serang, M. Mukti Mulyana, memilih bersikap netral terkait wacana tersebut.
Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Mukti mengatakan pihak sekolah siap menjalankan keputusan yang ditetapkan pemerintah daerah.
“Kami ini abdi negara, di mana saja harus siap kerja sesuai tugas pokok. Anak-anak fokus belajar saja dan tetap santun kepada semua orang,” kata Mukti.
Mukti juga mengimbau para siswa agar tidak terpengaruh oleh berbagai informasi atau rumor mengenai rencana relokasi yang belum menjadi keputusan final.
Ia meminta siswa tetap menjalankan aktivitas pembelajaran seperti biasa dan tidak menjadikan polemik relokasi sebagai gangguan terhadap proses belajar.
Wacana pemindahan SMPN 4 Kota Serang tersebut kini menjadi perhatian para wali murid. Perbedaan pandangan menunjukkan adanya sejumlah aspek yang perlu dipertimbangkan pemerintah, mulai dari akses dan jarak tempuh, kondisi lalu lintas, luas lahan, fasilitas sekolah, hingga kenyamanan siswa.(TIM_HN

.gif)