< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

KPK: ASN Akui Nepotisme saat Rekrutmen Pegawai, Suap Buat Naik Jabatan

Jumat, 15 Oktober 2021 | Jumat, Oktober 15, 2021 WIB | Last Updated 2021-10-15T08:13:13Z

 

Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan protokol kesehatan ketat.

JAKARTA-  Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) mengatakan masalah nepotisme  dalam jual beli jabatan saat penerimaan pegawai negeri masih marak terjadi di Indonesia. Satu dari lima pegawai negeri mengakui adanya tindakan nepotisme saat proses rekrutmen terjadi.

"Satu dari lima pegawai menyatakan bahwa terdapat nepotisme dalam penerimaan pegawai, ini menjadi hal-hal yang perlu menjadi perhatian," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata kepada awak media, Jumat, 15 Oktober 2021.

Alexander mengatakan data itu diketahui dari survei penilaian integritas (SPI) KPK pada 2019. Lembaga Antikorupsi juga menemukan banyak tindakan suap dalam proses naik jabatan di instansi pemerintahan.

"Menyangkut jual beli jabatan dan ini terkonfirmasi sekalian dari hasil survei  SPI tahun 2019 yang menunjukkan 63 persen instansi itu faktanya ada suap dalam pengisian jabatan," kata mantan hakim Pengadilan Tipikor tersebut.

Alex menekankan hal ini menjadi masalah bersama. Pimpinan kantor pegawai negeri di Indonesia diminta mengetatkan pengawasan dalam proses rekrutmen maupun pengisian jabatan kosong.

"Hal-hal ini yang perlu mendapat perhatian apakah dalam praktek sehari-hari di instansi Kementerian lembaga atau pemerintah daerah tersebut kejadian-kejadian seperti ini masih terjadi," imbuhnya.

Seperti diketahui, Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK merupakan survei tahunan yang dilakukan terhadap Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah (K/L/PD) untuk memetakan dan memonitor risiko korupsi.

 Aspek yang dinilai dalam survei ini di antaranya seperti budaya organisasi mengenai praktik suap, gratifikasi, dan calo.

KPK juga mengukur sistem antikorupsi yang dimiliki tiap instansi dan pengelolaan sumber daya manusia. Selain itu, survei juga menghitung pengelolaan anggaran pada tiap lembaga. Survei dilakukan terhadap 60 responden internal, 60 responden eksternal, dan 10 responden ahli.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update