< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Penjelasan Gubernur Khofifah Soal Mitigasi Semeru dan Warga Berlindung di Atap Rumah

Minggu, 05 Desember 2021 | Minggu, Desember 05, 2021 WIB | Last Updated 2021-12-05T10:20:58Z

 

Warga Korban Erupsi Semeru Selamatkan Barang Berharga. ©2021 AFP/Juni Kriswanto

LUMAJANG-  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, proses mitigasi dan sistem peringatan dini (EWS) saat akan terjadi awan panas guguran Gunung Semeru sudah berjalan.

"Namun, material yang dibawa pada guguran kali ini rupanya jauh lebih besar," ujarnya di sela meninjau permukiman di Kampung Renteng, Kabupaten Lumajang, Minggu (5/12). Dilansir Antara.

Perkampungan yang terletak di Desa Sumberwuluh menjadi salah satu lokasi terdampak yang parah akibat awan panas guguran. Hingga membuat puluhan rumah tertimbun abu vulkanik serta material.

Khofifah menjelaskan, saat terjadi peningkatan aktivitas Gunung Semeru, upaya evakuasi sudah dilakukan. Salah satunya terlihat dari tertimbunnya dua unit truk yang terhenti berdekatan.

"Artinya, mereka melakukan evakuasi secara bersamaan. Tapi karena guguran material sangat besar maka terjebak. Sampai ada yang berlindung di atap rumah dan sebagainya," ucap Khofifah.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut meminta semua pihak tetap melakukan kewaspadaan dan tidak pernah meremehkan fenomena alam, khususnya di wilayah Semeru yang merupakan gunung api tertinggi di Pulau Jawa itu.

"Peran ORARI (Organisasi Amatir Radio Indonesia) sangat penting dan berada di lini paling signifikan untuk informasi dan update di lapangan. Tapi saya masih melihat ada beberapa titik blank spot, termasuk di Pronojiwo," ujar Khofifah.

Sementara itu, pada peninjauan ke Kampung Renteng, gubernur didampingi Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A.Wibowo serta sejumlah koordinator relawan.

Pantauan ANTARA, aparat gabungan dari  TNI  dan Polri melakukan sterilisasi dan menjaga pintu akses menuju Kampung Renteng agar tak ada warga yang mendekat dengan alasan keamanan.

Pada Sabtu (4/12) sore, Gunung Semeru mengeluarkan asap panas dan menimbulkan hujan abu ke daerah di sekitarnya. Warga yang tinggal di perkampungan di sekitar gunung setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut itu mengungsi untuk menghindari dampak guguran awan panas.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update