< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

KPK Beri Warning Kepala Daerah Jangan Korupsi

Sabtu, 08 Januari 2022 | Sabtu, Januari 08, 2022 WIB | Last Updated 2022-01-08T14:13:17Z

 

JAKARTA-  Wakil Ketua Komisi Pemberantasan  Korupsi  (KPK) Nawawi Pomolango mengingatkan para kepala daerah untuk tidak mencuri uang rakyat. KPK tidak segan menangkap kepala daerah yang korupsi 

"Apa yang terjadi dengan pimpinan daerah di Kota Bekasi pada awal tahun yang baru ini mudahan menjadi warning bagi yang lainnya, yang masih terus dengan perilaku kotor korupnya. Hentikan, hentikan, hentikan, jika tidak ingin menjadi giliran selanjutnya," kata Nawawi lewat pesan tertulis kepada merdeka.com, Sabtu (8/1).

Nawawi menegaskan, bagi kepala daerah yang merasa sangat jauh dari jangkauan Jakarta , jangan berpikir aman melakukan praktik-praktik kotor korupsi. Dia bilang, mata KPK berada di mana-mana.

"Kita ingatkan, 'mata' KPK itu adalah masyarakat, di pelosok manapun di negeri ini ada 'mata' dan 'mata' KPK, yang siap meneruskan laporan apa yang mereka temukan di daerah," ujarnya.

Dia melanjutkan,
KPK memiliki lima Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) yang area kerjanya meliputi seluruh pemerintahan daerah di Indonesia. "Sejahterakan rakyat di mana Anda memegang amanah sebagai pimpinan di daerah tersebut," ujarnya.

Menurutnya, dari laporan kerja 5 Direktorat Korsup KPK wilayah 1-5, modus dan perilaku korupsi berlangsung marak juga di banyak pemerintah daerah lainnya. Seperti pengadaan barang jasa, jual beli jabatan, perizinan, kolusi, dan nepotisme.

"Ada benarnya omongan sejumlah pihak, bahwa mungkin saja 'OTT' bisa seperti 'berburu di kebun binatang'. Banyak faktor juga yang menjadi 'sebab', seperti kejar setor atas biaya (besar) politik yang telah dikeluarkan, tapi ada juga yang memang perilaku tamak atau rakus," tuturnya.

"Kondisi ini memang sangat memprihatinkan di tengah upaya pemberantasan korupsi, terlebih di saat negeri dan rakyat dalam situasi sulit seperti sekarang ini," pungkas Nawawi.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update