< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Jokowi Kecewa Pemda Tak Bisa Atasi Inflasi: Padahal APBD Miliaran Rupiah

Selasa, 11 Oktober 2022 | Selasa, Oktober 11, 2022 WIB | Last Updated 2022-10-11T12:59:03Z

 


JAKARTA ( KONTAK BANTEN)  Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menyoroti kemampuan pemerintah daerah (Pemda) untuk mengatasi persoalan kenaikan harga berbagai bahan pangan dalam beberapa waktu terakhir. Salah satunya komoditas bawang merah yang pernah mencapai Rp60.000 beberapa waktu lalu.

 Jokowi mengaku kecewa atas kurangnya inisiatif pemerintah daerah dalam memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang besar untuk meredam harga bawang merah. Padahal, Pemda dapat berinisiatif menggunakan dana APBD untuk mensubsidi biaya transportasi angkutan sembako agar masyarakat mendapatkan harga yang terjangkau.

"Misalnya ada kenaikan bawang merah sebuah provinsi, sebutlah Lampung. Pemda bisa beli langsung di Brebes. Atau menutup ongkos transportasi dari Brebes ke Lampung. Itu bisa dibebankan ke APBD," kata  dalam Jokowi  acara Investor Daily Summit 2022 di Jakarta  Convention Center, Selasa (11/10).

Pun, biaya subsidi untuk ongkos transportasi bawang merah dari Brebes sampai Lampung tergolong murah. Jokowi mencatat, hanya berkisar Rp3,5 juta untuk satu kendaraan truk."Setelah kita hitung-hitung juga biayanya sangat murah. Ongkos berapa sih dari Brebes ke Lampung, saya cek, 1 truk Rp 3,5 juta. Padahal APBD nya bermilyar-milyar. Dan ga mungkin kan setiap hari kita beli bawang merah," bebernya.

Harga Bawang Merah Lokal di Pulau Sumatera Capai Rp60.000 per Kg

Oleh karena itu,  Jokowi meminta pemerintah daerah untuk lebih berinisiatif dalam menekan kenaikan angka inflasi dalam beberapa waktu terakhir. Menyusul, adanya ancaman krisis energi hingga pangan akibat ketegangan geopolitik dunia yang kian memanas.

"Hal kecil-kecil seperti ini harus kita urus," pungkasnya.

Sebelumnya, Konsumen di Sumatera Utara mulai membeli bawang impor asal India setel

"Harga bawang lokal semakin mahal atau paling murah Rp58.000 per kg. Jadi terpaksa beralih ke bawang impor yang hanya Rp20.000 - Rp30.000 per Kg," ujar Lina, warga Tirta Deli, Deli Serdang, dikutip dari Antara, Selasa (28/6).

Dia mengakui, bawang impor dengan ukuran lebih besar tersebut kurang enak rasanya dan aromanya kurang khas dibandingkan produk lokal atau Jawa.

Harga bawang merah mahal karena menipisnya pasokan dari Jaw. Sementara produksi bawang lokal menipis, bawang merah impor malah tetap banyak.

“Apa boleh buat, belanja diirit, karena semua mahal. Cabai merah saja sudah Rp130. 000 per Kg," ujar Lina

ah harga bawang lokal dan dari Jawa terus naik hingga mencapai Rp58.000 - Rp60.000 per Kg.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update