![]() |
| Jurubicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra |
JAKARTA ( KONTAK BANTEN) Presiden Joko Widodo disarankan untuk fokus kerja menuntaskan sisa-sisa
masa kepemimpinannya sebelum Pemilu Serentak 2024. Terlebih, tahun 2022
ini belum masuk waktu kampanye. Begitu kata Jurubicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra
menanggapi pernyataan Jokowi terkait “politik rambut putih” di Kopi
Timur, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Rabu (30/11).
“Secara umum
bagaiamana pun kita bicara mengenai demokrasi, Pak Jokowi punya tanggung
jawab mengkonailidasi demokrasi. Ini bukan musim kampanye, mengapa
untuk apa mengumpulkan relawan, ini kan jadi pertanyaan besar gituloh di
saat seperti ini?” kata Herzaky Menurut Herzaky, Jokowi sebagai kepala negara harusnya mengonsolidasikan
demokrasi menjelang akhir kepemimpinannya. Bukan justru memobilisasi
massa.
“Kalau kita bicara mengenai konsolidasi demokrasi,
bagaimana lembaga-lembaga yang mendukung demokrasi itu kemudian
diberdayakan dibina, kalau relawan kan bukan? Enggak perlu juga untuk
apa?” katanya.
Di sisi lain, Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat ini justru
mempertanyakan syahwat politik Jokowi yang mulai mengendorse salah satu
figur sebelum tiba masa kampanye. “Yang kami pertanyakan ini 2022 atau 2019? Beliau ini kan bukan masa
kampanye enggak perlu mobiiisasi massa tapi fokus saja bantu rakyat yang
kesulitan perbaiki ekonomi lalu bangun konsolidasi
demokrasi,” pungkasnya.







0 comments:
Post a Comment