< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Yasonna Sudah Panggil Wamenkumham soal Dilaporkan IPW ke KPK: Sudah Klarifikasi

Rabu, 15 Maret 2023 | Rabu, Maret 15, 2023 WIB | Last Updated 2023-03-15T10:30:33Z

 

Menkumham Yasonna H Laoly Usai Hadiri Acara HAM Sedunia di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (12/12/2022)

JAKARTA ( KONTAK BANTEN) Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej (Eddy Hiariej) dilaporkan Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso ke KPK  Ia dilaporkan terkait uang sekitar Rp 7 miliar yang diduga diterima asisten pribadi Eddy.
Terkait hal itu, Menkumham Yasonna Laoly mengatakan sudah memanggil Eddy pada Selasa (14/3) sore untuk meminta klarifikasi. Ia pun meminta semua pihak menunggu proses yang sedang berlangsung.
"Saya sudah panggil, Wamen saya sudah panggil kemarin sore dan saya minta klarifikasi dan penjelasan, dan seperti yang disampaikannya ke publik itu adalah stafnya yang sebagai lawyer," kata Yasonna usai mengikuti rapat intern di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/3).
Asisten pribadi yang dimaksud dalam laporan Ketua IPW adalah Yogi Ari Rukmana. Yogi pun telah melaporkan balik Sugeng ke Bareskrim Polri.
"Kita tunggu saja," ujarnya singkat.
Yasonna kembali menegaskan untuk menunggu proses yang sedang berjalan di KPK dan Bareskrim Polri. Ia juga mengatakan akan kembali membicarakan hal ini sekembalinya Eddy dari tugas di luar kota.
"Beliau sekarang sedang tugas luar kota. Nanti saya akan bicara lagi. Karena beliau sedang di luar kota," tuturnya.
Sementara terkait kemungkinan Eddy akan dinonaktifkan, Yasonna kembali menyebut akan menunggu proses yang sedang berjalan.
"Ya, nanti kita lihat dulu. Saya sudah minta Irjen nanti," pungkasnya.
Aspri Wamenkumham Yogi Ari Rukmana menegaskan tudingan Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso tidak benar. Yogi pun mengaku siap mendatangi KPK jika dipanggil.
"Oh, iya harus, dong, saya sebagai warga negara yang baik saya kooperatif jika memang itu ada panggilan terhadap KPK manggil saya, saya akan datang," kata Yogi dini hari tadi.
Dalam laporannya ke KPK, Sugeng mengatakan ada uang sebesar Rp 7 miliar yang diterima aspri Eddy. Namun, ia tidak merinci lebih jauh perihal penerimaan uang tersebut.
"Jadi ini terkait adanya aliran dana sekitar Rp 7 miliar yang diterima melalui dua orang yang diakui oleh EOSH tersebut sebagai asprinya. Diterima melalui asprinya dalam kaitan, dugaan saya, adalah jabatan walaupun peristiwa tersebut terkait dengan permintaan bantuan seorang warga kepada Wamen," ungkap Sugeng di KPK, Selasa (14/3).
Saat menyampaikan laporan, Sugeng mengaku membawa bukti chat dan bukti transfer uang. Ada empat bukti kiriman dana.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update