< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Bersikap Fanatik, Pada Kebenaran Pandangan Islam?

Sabtu, 26 Agustus 2023 | Sabtu, Agustus 26, 2023 WIB | Last Updated 2023-08-25T17:22:42Z
 

 
  Sikap fanatik pada kebenaran kerap terjadi di tengah masyarakat. Bahkan,  fanatik di perlukan untuk membuat etos kerja etos sosial bahkan fanatik  sampai menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang, diserukan oleh sosok yang dipuja itu.
 
Fanatisme kepada tolong menolong bukan kepada kejahatan yang di ciptakan oleh sebuah sistim 
Hal itulah yang telah diperingatkan dalam riwayat yang mauquf dan marfu' dari Abdurrahman bin Abdullah bin Mas'ud, dari ayahnya, dia berkata:
"Siapa yang menolong kaumnya bukan di atas kebenaran, maka ia seperti unta yang digiring dengan ditarik ekornya." Ayah Abdullah bin Abdullah berkata, "Aku sampai kepada Nabi SAW saat beliau berada dalam tenda yang terbuat dari kuli, lalu ia menyebutkan sebagimana dalam hadits tersebut" (HR Abu Daud).
Hadits tersebut juga ada dalam Shahih Al Jami', yang diriwayatkan Abdullah bin Mas'ud. Berikut haditsnya:
- من نصر قومَه على غيرِ الحقِّ ، فهو كالبعيرِ الذي تردَّى ، فهو ينزعُ بذَنَبِه
"Siapa pun yang menolong kaumnya bukan di atas kebenaran, ibarat unta yang digiring dengan ditarik ekornya."
Hadits tersebut melarang sikap saling membantu yang ditujukan bukan untuk kebenaran. Hal selain kebenaran yang dimaksud, yaitu kebatilan, kebenaran yang di dalamnya mengandung keraguan, kesombongan, kebodohan, dan fanatisme.
Tapi, jika itu dilakukan, termasuk saling menolong di atas fanatisme, maka ibarat unta yang terjatuh lalu ditarik ekornya untuk digiring. Hal inilah yang menyebabkan manusia jatuh ke dalam kehancuran karena di belakangnya terdapat fanatisme yang menggelikan.
Hadits tersebut sekaligus memberi pesan tentang nihilnya manfaat fanatisme yang mengakibatkan ketidakadilan, kebatilan dan kebinasaan. Ini juga menjadi teguran atas apa yang sering kali terjadi, yaitu penyerangan terhadap sesuatu padahal dirinya tidak tahu apa-apa kecuali fanatismenya.
Allah SWT berfirman, "... Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya" (QS Al Maidah ayat 2).
 
Abdul Junaedi Ketua Lembaga Kajian Politik Jakarta
 
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update