< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Pemkab Pandeglang Tetapkan Status Darurat Kekeringan Selama 14 Hari

Rabu, 11 Oktober 2023 | Rabu, Oktober 11, 2023 WIB | Last Updated 2023-10-11T09:28:44Z

 


 PANDEGLANG ( KONTAK BANTEN)  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan selama 14 hari ke depan, terhitung mulai 9-23 Oktober 2023.

Penetapan status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan itu dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Pandeglang Nomor: 300.2.3/Kep.313-Huk/2023 tentang Status Siaga Darurat Bencana Alam Kekeringan. 

“Iya betul sudah ditetapkan. Berlaku sejak 9 Oktober sampai 23 Oktober atau selama 14 hari,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang, Atang Suhana kepada RRI, Selasa (10/10/2023).

Atang menjelaskan, penetapan Status Darurat Kekeringan itu menyusul banyaknya daerah yang mengalami kemarau dan krisis air bersih.

“Ada 22 kecamatan dan 109 desa yang mengalami krisis air bersih. Itulah salah satu pertimbangan kita menetapkan status tersebut,” ucap dia.

Dirinya mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah mematangkan penanganan yang akan dilakukan pasca-penetapan status darurat tersebut. Termasuk mengkalkulasikan kebutuhan anggaran dan pembentukan tim khusus guna mempercepat penanganan kekeringan.

“Kebutuhan anggaran masih dihitung. Berapa yang direalisasi tergantung dari keputusan pimpinan. Tapi kemungkinan dananya diambil dari Dana Tak Terduga. Ada tim khusus, nanti ketuanya akan ditunjuk oleh pimpinan. Kita tunggu perkembangan selanjutnya. Saat ini tim masih terus bekerja,” ujar dia.

Adapun kecamatan yang masuk kategori siaga darurat kekeringan yakni Kecamatan Cadasari, Sukaresmi, Cikeusik, Mandalawangi, Patia, Sobang, Angsana, Karangtanjung, Panimbang, Banjar, Picung, Sindangresmi, Cibitung, Pagelaran, Pandeglang, Saketi, Bojong, Majasari, Munjul, Cigeulis, Kaduhejo, Cibaliung, Mekarjaya, Koroncong, Labuan, dan Kecamatan Cisata.

“Penyaluran air bersih terus kami lakukan ke daerah-daerah terdampak. Namun kami mengalami kendala karena keterbatasan armada. Sementara permintaan penyaluran air bersih banyak,” ucap mantan Kadishub Pandeglang itu.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update