Sunday, 17 December 2023

Angka Stunting di Kota Serang Naik

 

  SERANG – Sebagian besar, prevalansi stunting di Kabupaten dan Kota mengalami penurunan pada tahun 2022. Namun dari semua daerah itu, hanya Kota Serang yang mengalami peningkatan.

Hal itu, salah satunya diduga kuat karena budaya Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Modol di Kebon (Dolbon) yang hingga kini masih terjadi.

Persoalan itu masih menjadi fokus Pemkot Serang, dalam lima tahun terakhir dengan berbagai program. Hasilnya dari enam Kecamatan yang ada, beberapa Kecamatan sudah dinyatakan terbebas dari BABS seperti, Kecamatan Cipocok Jaya salah satunya. Sedangkan yang masih belum bisa dientaskan, adalah Kecamatan Kasemen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang Ahmad Hasanudin mengatakan, masyarakat Kota Serang sebenarnya sudah menerapkan pola hidup sehat. Namun jika ditanyakan maksimal atau belum, sampai saat ini harus diakui memang belum maksimal.

Itu sudah jelas. Barometernya melihat dari budaya masyarakat yang melakukan BABS belum bisa dihilangkan.

“Terutama saya akan konsentrasi ke daerah utara, yaitu di Kasemen. Daerah situ masih banyak yang dolbon. Meskipun Dinas Kesehatan Kota Serang sudah melakukan berbagai program untuk bebas buang air besar sembarangan, mulai dari suplai air bersih melalui program Fasimas,” kata Hasanudin, Kamis (23/11/2023).

Perilaku tidak sehat dan dampak buruk bagi kesehatan akibat buang air sembarangan, menjadi salah satu faktor meningkatnya angka gizi buruk di Kota Serang dan anak cacingan.

Dimana hal itu juga berdampak pada kesehatan ibu hamil, yang berpotensi melahirkan bayi yang kurang sehat juga atau stunting.

“Contoh orang yang buang air besar sembarangan memiliki penyakit cacingan, kemudian telur cacing hasil buang air besar sembarangan berterbangan dan menempel pada makanan atau menempel pada kulit anak yang tengah bermain di tanah maka akan mengakibatkan penyakit cacingan,” jelasnya.

Data prevalansi stunting tahun 2022, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan Kota Serang naik dari 23,3 pada tahun 2021 naik menjadi 23,8 pada tahun 2022. Sementara daerah lainnya mengalami penurunan termasuk Kabupaten Lebak dan Pandeglang yang pada tahun 2021 persentasenya cukup tinggi.

Pada tahun 2022, prevalansi stunting di Kabupaten Lebak turun menjadi 26,4 persen yang sebelumnya 27,2 persen. Sedangkan Kabupaten Pandeglang yang semula 37,8 persen turun menjadi 29,4 persen. Lalu Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang semula 19,9 persen turun drastis menjadi 9 persen. Kota Tangerang dari 15,3 persen turun menjadi 11,8 persen.

Selanjutnya, Kabupaten Tangerang dari 23,4 persen menjadi 21,1 persen. Kota Cilegon dari 20,6 persen menjadi 19,1 persen dan terakhir Kabupaten Serang dari 27,2 menjadi 26,4 persen.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten, Mahdani mengaku, pihaknya akan melakukan pendalaman terkait dengan kenaikan beberapa persen angka Stunting di Kota Serang tersebut.

“Kemungkinan ada beberapa persoalan yang menjadikan angka itu naik, atau mungkin salah atau belum terinput data hasil penanganan yang dilakukan selama ini,” ujarnya.

Meski demikian, lanjutnya, Pemprov Banten menargetkan di tahun 2023 ini prevalansi stunting di Kota Serang bisa mencapai 16 persen bersama tiga daerah lainnya yakni Kota Serang, Kota Cilegon dan Kabupaten Tangerang.

“Kalau untuk Kota Tangsel tahun 2023 ditargetkan 8 persen dan tahun 2024 menjadi 7 persen,” imbuhnya.

Politisi Partai Nasdem Kota Serang, Wibowo turut prihatin akan kondisi itu. Menurutnya, dari data Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Kota Serang mencatat terdapat 7.500 rumah warga yang tidak memiliki jamban. Sehingga, warga terpaksa Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di sekitar tempat tinggal mereka.

Menurut Wibowo, ini bentuk ketidakpekaan Pemerintah Kota Serang terhadap warganya. “Di jaman digital begini, masih ada masyarakat yang dolbon. Ini bentuk ketidakpekaan dari Pemerintah Kota Serang terhadap warganya,” ungkapnya.

Sebagai Ibukota Provinsi Banten, seharusnya sudah tidak ada masyarakat Kota Serang yang dolbon.

“Ini kan ibukota provinsi, seharusnya urusan-urusan begini sudah tidak ada lagi,” tegas Caleg Nasdem nomor urut tujuh ini.

Selain itu, Wibowo juga mempertanyakan, program peningkatkan kesehatan masyarakat. Karena menurut Wibowo, bagaimana meningkatkan kesehatan kalau urusan dolbon saja belum selesai.

“Urusan dolbon saja tidak selesai, bagaimana mau meningkatkan kesehatan masyarakat,” tanya Wibowo.

Wibowo menambahkan, dolbon itu sudah pasti tidak sehat terhadap diri sendiri dan orang lain. Praktik dolbon juga dapat mendatangkan berbagai penyakit diantaranya diare dan penyakit-penyakit lainnya.

“Penyakit yang biasanya dialami masyarakat adalah diare karena penularannya lewat air. Belum lagi penyakit lainnya,” ujar Wibowo.
Share:

0 comments:

Post a Comment

Sekretariat DPRD Kota Serang HUT RI Ke 80

Sekretariat DPRD Kota Serang HUT RI Ke 80

SELAMAT HUT RI KE 80 KONTAK MEDIA GROUP

SELAMAT HUT RI KE 80 KONTAK MEDIA GROUP

Selamat HUT Byangkara Ke 79

Selamat HUT Byangkara Ke 79

DPRD KAB SERANG SELAMAT HUT BYANGKARA KE 79

DPRD KAB SERANG SELAMAT HUT BYANGKARA KE 79

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

Silakan Klik Kerja sama Publikasi

MOTO KAMI


Cermat Cerdas Tepat Dalam Informasi Menjadi Media Inpendent Berita Tanpa Intervensi

Unsur Pimpinan DPR RI 2024 2029

PT KONTAK MEDIA PERSADA GROUP KLIK

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

BUMN PEDULI BANGSA

BUMN PEDULI BANGSA

Penawaran Kerja Sama

TV KONTAK BANTEN

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI
Media yang kuat butuh rakyat yang terlibat, mengelola kebebasan dengan bertanggung jawab._ Najwa Shihab

SILAKAN PASANG IKLAN KLIK

IBU KOTA NUSANTARA

IBU KOTA NUSANTARA

KONTAK MEDIA GROUP

BACA BERITA BIKIN PAS DI HATI YA DI SINI !!

INFO CPNS DAN PPPK 2025 KLIK

PESAN MAKANAN ENGAK RIBET

MOTO KAMI


BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA SESUNGGUHNYA UNTUK KEBAIKAN DIRI KITA

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

KEMENTRIAN BUMN

KEMENTRIAN BUMN

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

ENERGI KOLOBORASI

ENERGI KOLOBORASI

Bergerak TAK TERBATAS

Bergerak TAK TERBATAS

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

SENYUM ADALAH IBADAH

SENYUM ADALAH IBADAH

SELAMAT DAN SUKSES

SELAMAT DAN SUKSES

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

SELALU BERBUAT UNTUK BANGSA

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

INFO KPK

INFO KEJAKSAAN RI

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BANGKIT LEBIH KUAT

BANGKIT LEBIH KUAT

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

BERGERAK DAN BERGERAK

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Salam Damai Untuk Indonesia

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Kementrian PU

Support