JAKARTA ( KONTAK BANTEN) Peningkatan pendapatan petani hingga stabilitas harga pangan menjadi
misi yang dibawa Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan saat
berkampanye di Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (9/12). Dalam kampanyenya, Anies turut didampingi sang istri, Fery Farhati.
Mereka bertemu dengan para pedagang di Pasar Kepuh, Kabupaten Kuningan,
Jawa Barat.
Tak cuma pedagang, Anies juga berinteraksi langsung
dengan sejumlah warga yang tengah berbelanja di Pasar Kepuh, sembari
menyampaikan pengalamannya saat masih kecil hidup di Kuningan.
"Dulu masa kecil saya suka jalan-jalan, belanja ke sini
pagi-pagi cari jajanan. Tadi keliling pasar, harganya murah atau mahal?
Mahal atau murah?" tanya Anies kepada ibu-ibu yang tengah asik
berbelanja.
Jawaban dari ibu-ibu yang ditanya Anies, ternyata
mengeluhkan harga bahan pokok (bapok) yang menurut mereka masih
tergolong mahal.
"Mau diteruskan? Tidak mau diterusin? Jadi maunya apa?" sergah Anies bertanya.
Sontak,
para ibu-ibu tersebut menyampaikan keinginan agar adanya perubahan
nyata bagi kehidupan masyarakat, termasuk terjangkaunya harga bapok.
Karena itu, Anies menyampaikan gagasannya terkait harga pangan yang murah, dan tidak membuat kelompok petani merugi."Jadi kita ingin harga kebutuhan pokok terjangkau, petaninya juga
hidupnya makmur. Kalau sekarang, harganya mahal tapi petaninya miskin.
Karena upahnya malang di jalan, pedagangnya juga tidak laris-laris,"
tuturnya.
"Insyaallah kita akan bikin pasar-pasarnya AMIN. Pasar yang alhamdulillah laris, insyaallah modalnya gampang, irit biayanya dan nyaman tempatnya. Kuningan nanti akan menjadi Pasar Amin," demikian Anies.
0 comments:
Post a Comment