< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Anggap Isu Pengutitan Selesai, Kejagung Fokus Kasus Timah

Kamis, 30 Mei 2024 | Kamis, Mei 30, 2024 WIB | Last Updated 2024-05-30T14:46:54Z
 
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Ketut Sumedana saat memberikan keterangan pers di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan (Foto: Dokumentasi/Kejagung).
 
 
JAKARTA ( KONTAK BANTEN)  Kejagung RI menganggap isu tentang penguntitan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Jampidsus Febrie Adriansyah telah selesai. Kejagung kini fokus menyelesaikan penyidikan perkara, salah satunya kasus timah. 
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana membenarkan Febrie sempat dikuntit oleh anggota Densus 88 Antiteror Polri. Ketut mengatakan, permasalahan tersebut sudah diselesaikan oleh pimpinan masing-masing institusi.
"Saya kira itu penjelasan saya, jangan terlalu panjang lebar. Semua sudah damai, semuanya sudah selesai," katanya di Gedung Kejagung, Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis (29/5/2024).
Ia menambahkan, Jaksa Agung ST Burhanuddin sudah bertemu Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk membahas itu. "Pimpinan sudah menyelesaikannya dengan baik," ujarnya. 
Bahkan, menurut Ketut, permasalahan penguntitan diselesaikan pada hari saat anggota Densus 88 ketahuan membututi Jampidsus. Anggota Densus 88 ketahuan membututi Jampidsus di salah satu restoran kawasan Cipete, Jakarta Selatan, pertengahan Mei 2024 lalu.
Ia membenarkan pihak Kejagung memeriksa anggota Densus 88 yang berhasil diamankan tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ponsel anggota Densus 88 itu ada profiling Febrie. 
Namun, lanjutnya, anggota Densus 88 tersebut telah diserahkan kepada Paminal Mabes Polri. Untuk itu, Ketut menekankan, mencari sosok orang yang memerintah penguntitan bukan lagi kewenangan Kejagung, melainkan Polri.
"Itu menjadi kewenangan teman-teman Mabes Polri yang lebih tahu. Silakan rekan-rekan menanyakan perkembangan lebih lanjut ke Mabes Polri," ujarnya.
Kapolri sebelumnya menyebut, tidak terjadi masalah apa pun antara Polri dan Kejagung. Terlebih, Jenderal Listyo sudah bertemu dengan ST Burhanuddin. 
"Kan dengan Pak Jaksa Agung, kan, sudah sama-sama. Enggak ada masalah," ucap Listyo, saat ditemui di Senayan, Jakarta, Senin pekan ini. 
Salah satu kasus ditangani Kejagung adalah dugaan korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah IUP PT Timah (2015-2022). Berdasarkan hasil penyelidikan, Kejagung menilai kerugian negara bertambah menjadi Rp300 triliun.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update