< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

Wagub Dimyati: KDMP Jangan Jadi Ajang Bancakan Seperti KUT Dulu

Wednesday, 1 October 2025 | Wednesday, October 01, 2025 WIB | Last Updated 2025-10-01T16:00:56Z

 


 SERANG  KONTAK BANTEN  Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Dimyati Natakusumah, mewanti-wanti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) tidak dijadikan ajang bancanakan sejumlah pihak yang tidak bertanggungjawab, seperti yang pernah terjadi pada kasus Koperasi Usaha Tani (KUT).

Oleh karena itu, operasional KDMP itu harus dilakukan secara terbuka dan profesional. Para pengelolanya harus bekerja dengan baik dibawah pengawasan yang inten oleh masing-masing Pemda.

“Jangan sampai gagal seperti KUT dulu. Nanem padi keluarnya merci, nanem pisang jadi kijang,” kata Dimyati, Rabu (1/10/2025).

Skandal bancakan program KUT terjadi antara kurun waktu tahun 1998-1999 di era kepemimpinan Presiden Bj Habibi. Sebesar Rp10 triliun anggaran negara kala itu disalurkan melalui mekanisme kredit dari bank pemberi kredit kepada koperasi primer dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Sampai saat ini, lebih dari dua dekade, kasus itu belum juga bisa diselesaikan, sekitar Rp5,7 triliun yang masih menjadi ganjelan dan belum terselesaikan yang melibatkan sekitar 13.400 unit koperasi, termasuk Koperasi Unit Desa atau lebih dikenal sebagai KUD, dan 826 Lembaga Swadaya Masyarakat.

Dimyati melanjutkan, untuk mengantisipasi itu, dirinya berharap kepada seluruh pengurus koperasi untuk bisa benar-benar serius agar bisa tumbuh berkembang di tingkat desa dan kelurahan, sehingga multiplayer efeknya akan dirasakan oleh masyarakat sekitar.

“Karena perputaran uangnya akan lebih banyak di desa/kelurahan. Untuk itu, peran KDMP itu sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Kedepan, kata Dimyati, peran koperasi akan lebih besar lagi sebagai suplayer yang memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Dengan harga jual yang lebih murah dan terjangkau, KDMP ini diyakini akan mampu bersaing dengan berbagai market modern lainnya.

“Ditambah lagi seluruh desa/kelurahan di Banten ini sudah mempunyai KDMP. Sehingga perekonomian di bawah akan bangkit,” pungkasnya.

Jika dulu niat pendirian koperasi itu untuk korupsi, tapi sekarang harus benar-benar serius Sehingga benar-benar menjadi sektor unggulan. Bahkan dirinya juga akan memberikan hadiah kepada KDMP terbaik yang menjadi percontohan.

“Saya ingin ada satu KDMP di Banten ini yang menjadi percontohan nasional,” pungkasnya
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update