< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

Ancaman Laten Pergerakan Tanah Mengintai Lebak

Tuesday, 23 December 2025 | Tuesday, December 23, 2025 WIB | Last Updated 2025-12-23T11:50:15Z

 LEBAK  KONTAK BANTEN Ancaman pergerakan tanah terus membayangi wilayah Kabupaten Lebak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak mencatat sedikitnya 41 kejadian pergerakan tanah sepanjang 2025 yang tersebar di sejumlah kecamatan dan berdampak pada puluhan rumah warga.

Sekretaris BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, mengatakan pergerakan tanah tidak terjadi secara terpusat di satu wilayah. Namun, Kecamatan Cilograng dan Cikulur tercatat sebagai daerah dengan intensitas kejadian paling menonjol dibanding kecamatan lainnya.

“Sepanjang 2025 tercatat 41 kejadian pergerakan tanah. Yang paling menonjol terjadi di Kecamatan Cilograng dan Cikulur. Sementara di kecamatan lain sifatnya parsial, biasanya hanya satu atau dua rumah yang terdampak,” ujar Febby, Selasa (23/12/2025).

Ia menyebutkan, jika dilihat dari jumlah kejadian, tahun 2025 menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Kendati demikian, dari sisi dampak terhadap rumah warga, kejadian pada 2022 dan 2024 tercatat lebih masif. “Berdasarkan jumlah kejadian memang paling tinggi pada 2025. Namun, dari sisi jumlah rumah terdampak, 2022 dan 2024 sempat lebih besar,” jelasnya

Secara geografis, Kabupaten Lebak berada di wilayah dengan tingkat kerentanan pergerakan tanah yang cukup tinggi. Berdasarkan peta kerentanan Badan Geologi, dari 28 kecamatan di Lebak, sebanyak 27 kecamatan masuk kategori rawan menengah hingga tinggi. “Hanya Kecamatan Rangkasbitung yang masuk kategori risiko rendah. Selebihnya berpotensi mengalami pergerakan tanah,” kata Febby.

Terkait faktor pemicu, BPBD menilai pergerakan tanah tidak bisa digeneralisasi. Setiap kejadian memiliki karakteristik dan penyebab berbeda, mulai dari kondisi tanah, beban lahan, hingga curah hujan. Ia mencontohkan peristiwa di Curug Panjang pada 2022 yang dipicu adanya mahkota longsoran hingga menyebabkan puluhan rumah harus direlokasi.

Sementara di Cihara pada 2024, pergerakan tanah terjadi akibat tidak adanya saluran pembuangan air serta beban tanah yang berlebihan. Adapun pada kejadian terbaru di Desa Cijengkol, Kecamatan Cilograng, BPBD mencatat kondisi tanah yang mudah pecah, keberadaan kolam ikan sebagai beban tambahan, serta hujan lebat sebagai pemicu utama. Sementara itu, wilayah Cikulur dinilai memiliki fenomena pergerakan tanah dengan cakupan yang cukup luas.

“Secara kasat mata terlihat kecil, tetapi jika dilihat melalui pemetaan, pergerakan tanah di Cikulur cukup masif, mulai dari Curug Panjang, Cigoong Utara, hingga Sumur Bandung,” ungkapnya.

BPBD Lebak mencatat lebih dari 60 rumah warga terdampak dari total 41 kejadian pergerakan tanah. Kerusakan didominasi retakan pada dinding dan lantai, dengan tingkat kerusakan ringan hingga berat. Pendataan lanjutan masih dilakukan untuk memastikan jumlah rumah dengan kerusakan berat atau ambruk total.Lebih lanjut, BPBD Lebak mengakui mitigasi pergerakan tanah masih menjadi tantangan tersendiri. Berbeda dengan bencana lain, pergerakan tanah cenderung berlangsung lambat dan sulit dideteksi sejak dini. “Mitigasi pergerakan tanah masih menjadi pekerjaan rumah bagi kami. Karena pergerakannya lambat dan rekahannya tidak selalu terlihat. Ke depan, kami akan lebih serius menyusun strategi mitigasi,” pungkas Febby.




Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update