< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

Jalan Penghubung Dua Desa di Lebak Putus Akibat Longsor

Saturday, 20 December 2025 | Saturday, December 20, 2025 WIB | Last Updated 2025-12-20T09:09:58Z



 LEBAK KONTAK BANTEN  Jalan penghubung antar desa di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, putus akibat longsor. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, akses utama warga kini sulit dilalui.

Putusnya jalan yang menghubungkan Desa Hegarmanah dan Desa Sindangratu tersebut diduga akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Lebak Selatan dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa longsor terjadi di Kampung Karangsewu, Desa Hegarmanah, Kecamatan Panggarangan, sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (18/12/2025). Longsor menyebabkan badan jalan amblas dengan kedalaman sekitar 2,5 meter. Akibatnya, jalur utama yang biasa digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari nyaris tidak dapat dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang jaraknya lebih jauh.

Kapolsek Panggarangan, Iptu Acep Komarudin, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian bersama unsur terkait langsung melakukan pengecekan ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Benar, pada Kamis, 18 Desember 2025 sekitar pukul 10.00 WIB kami melakukan pengecekan jalan poros desa yang menghubungkan Desa Hegarmanah dan Desa Sindangratu, tepatnya di Kampung Karangsewu,” ujar Acep, Jumat (19/12/2025).

Menurutnya, longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang turun secara terus-menerus selama dua hari terakhir. Kondisi tanah yang labil membuat badan jalan tidak mampu menahan tekanan air.

“Total terdapat tiga titik longsor dalam satu jalur. Panjang longsoran masing-masing titik sekitar 20 meter, 15 meter, dan 25 meter,” jelasnya.

Acep menambahkan, dampak longsor sangat dirasakan oleh masyarakat. Hingga saat ini, akses jalan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dengan tingkat risiko tinggi, sementara kendaraan roda empat sama sekali tidak dapat melintas. Sejumlah warga bahkan terpaksa berjalan kaki karena kondisi tanah di sekitar lokasi masih rawan pergerakan.

“Kendaraan roda empat tidak bisa melintas. Kendaraan roda dua pun harus ekstra hati-hati,” katanya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras kembali turun. Warga diminta menghindari lokasi longsor dan menggunakan jalur alternatif demi keselamatan.

“Kami mengimbau pengguna jalan dari Hegarmanah ke Sindangratu agar berhati-hati karena jalan yang longsor belum diperbaiki. Demi keselamatan, gunakan jalur alternatif,” tegasnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update