Kemenangan telak tersebut ditopang performa impresif Raphinha yang menyumbang dua gol. Tiga gol lainnya dicetak Ferran Torres, Fermin Lopez, dan Roony Bardghji.
Hasil ini mengantar Barcelona ke final untuk menantang pemenang laga Real Madrid kontra Atletico Madrid, yang dijadwalkan berlangsung Jumat (9/1) dini hari WIB.
Athletic sejatinya mencoba tampil menekan sejak menit awal. Tim asuhan Ernesto Valverde berusaha menguasai lini tengah dan mengancam lewat situasi bola mati. Namun, rapatnya pertahanan Barcelona membuat setiap peluang Bilbao mentah sebelum berbuah gol.
Peluang terbaik Athletic hadir melalui sepakan jarak jauh Oihan Sancet, tetapi refleks cepat kiper Joan Garcia menggagalkan upaya tersebut. Setelah mampu meredam tekanan, Barcelona mulai mengambil alih jalannya pertandingan.
Keunggulan Blaugrana tercipta pada menit ke-22. Bola muntah di area penalti dimanfaatkan dengan sempurna oleh Ferran Torres untuk membuka keunggulan.
Dominasi Barcelona semakin terasa. Fermin Lopez menggandakan skor usai menerima umpan matang Raphinha, sebelum Roony Bardghji menambah penderitaan Athletic melalui skema serangan balik cepat.
Menjelang turun minum, Raphinha mencetak gol indah yang membuat Barcelona unggul 4-0 di babak pertama. Athletic sempat memiliki peluang memperkecil ketertinggalan, namun tembakan Sancet hanya membentur tiang gawang.
Memasuki babak kedua, Barcelona tetap tampil agresif. Raphinha kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-52, sekaligus memastikan kemenangan mutlak Blaugrana.
Selepas gol kelima, tempo pertandingan menurun. Hansi Flick memanfaatkan keunggulan besar dengan merotasi pemain, memasukkan sejumlah nama muda dan pemain pelapis. Athletic mencoba bangkit, tetapi tidak mampu menembus pertahanan Barcelona.







0 comments:
Post a Comment