i sejumlah pemukiman di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berimbas ke anak-anak peserta didik. Mereka hari ini, Jum’at (23/1/2/2026) terpaksa tidak masuk sekolah karena rumahnya terendam banjir.
“Mau keluarin motor aja susah,” kata Rafa, murid kelas VI SDM Sudimara, Kota Tangerang di perumahan Pondok Maharta.
Bocah warga Maharta 10, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren itu terpaksa tidak masuk sekolah. Sejak tadi malam rumahnya sudah terendam banjir setinggi 90 sentimeter.
Hal senada disampaikan Fathir, pelajar SMP Negeri 11 Kota Tangerang. Ia tidak masuk sekolah karena rumahnya kebanjiran.
Pantauan di perumahan Pondok Maharta sekitar 450 kepala keluarga terdampak banjir. Tinggi muka air 90 sentimeter membuat aktivitas warga sekitar lumpuh.
Anak-anak banyak yang malahan bermain banjir. Mereka diduga tidak mengerjakan mata pelajaran dari rumahnya masing-masing.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, R Billy Sukarsana tidak menampik banyak anak-anak tidak masuk sekolah karena terdampak banjir. “Tadi pagi sy minta dibahas untuk segera diambil tindakan,” ujarnya saat dikonfirmasi kabar6.com.
Ia belum dapat memastikan kebijakan dalam sepekan ini apakah proses kegiatan belajar mengajar dari rumah atau tetap seperti biasa.







0 comments:
Post a Comment