< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Bupati Tinjau Banjir di Nyompok Girang, Cisoka, Akses Transportasi Antarkecamatan Putus

Jumat, 23 Januari 2026 | Jumat, Januari 23, 2026 WIB | Last Updated 2026-01-23T10:33:53Z

Bupati Maesyal Rasyid (topi putih) meninjau lokasi banjir di Desa Carenang, Cisoka, memutus akses jalan menyebabkan jembatan Nyompok Girang putus total. (Ist)
KAB TANGERANG KONTAK BANTEN  Bupati Tangerang Banten Moch Maesyal Rasyid meninjau banjir di Kampung Nyompok Girang, Desa Carenang, Kecamatan Cisoka yang memutuskan akses transportasi antarkecamatan Solear – Cisoka akibat meluapnya anak Sungai Cidurian.

“Tadi saya tanya, masyarakat tidak bisa beraktivitas karena jembatannya terendam air, mau belanja susah. Maka kami bersama BPBD membawa logistik untuk kebutuhan sehari-hari dan membawa tenaga kesehatan,” kata Maesyal di Cisoka, Jumat (23/1/2026).

Dia menjelaskan intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung lama dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit Sungai Cidurian meluap hingga menenggelamkan jembatan yang telah berusia belasan tahun tersebut.

Maesyal bilang, Pemkab Tangerang telah menyiapkan langkah penanganan jangka pendek dan jangka panjang dilansir Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang.

Namun untuk jangka pendek, Pemkab menyalurkan bantuan kebutuhan pokok karena aktivitas warga lumpuh akibat terputusnya akses dan posko kesehatan.

Bahkan untuk jangka panjang, Pemkab Tangerang berencana membangun kembali jembatan dengan elevasi yang lebih tinggi dan sejajar dengan jalan pemukiman agar lebih aman dilalui saat banjir.

“InsyaAllah jangka panjangnya, jembatan akan kita bangun dengan ketinggian yang sama dengan jalan pemukiman. Supaya walaupun terjadi luapan air, jembatan tetap bisa dilalui. Mudah-mudahan tahun 2026 ini segera kita bangun,” katanya.

Pihaknya meminta masyarakat lebih hati-hati, bahwa untuk sementara perahu karet disiagakan, dan menyarankan aktivitas dilakukan pagi sampai sore saja, jangan malam hari.

Pemkab Tangerang melalui OPD terkait akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.

Sebelumnya, jalan penghubung Antarkecamatan Cisoka dengan Kecamatan Solear atau sebaliknya putus total karena jembatan Nyompok Girang, Desa Carenang Cisoka terendam banjir ketinggian 1,5 meter sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

“Hanya yang bisa lewat pejalan kaki, pengendara mobil dan sepeda motor terpaksa mencari jalan alternatif,” kata Rudi (35) warga Nyompok Gabus, Cisoka, Kamis (22/1/2026)

Rudi menambahkan jembatan Nyompok Girang sudah dua hari ini tidak dapat dilintasi kendaraan, karena hujan turun tiada henti dari pagi hingga pagi lagi.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update