KAB TANGERANG KONTAK BANTEN Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan kembali
menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan pendidikan yang mudah
dan gratis bagi masyarakat. Pada tahun anggaran 2026, Dinas Pendidikan
Kabupaten Tangerang menambahkan anggaran program sekolah gratis dengan
total nilai mencapai Rp 68 miliar.
Tambahan anggaran tersebut dialokasikan secara rinci, yakni sebesar
Rp 13,9 miliar untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Rp 54 miliar untuk
jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Program sekolah gratis ini
ditujukan untuk membantu masyarakat dalam mengakses pendidikan tanpa
terbebani biaya pendidikan dasar.
Selain anggaran, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menetapkan kuota
penerima program sekolah gratis sebanyak 41.663 siswa. Dari jumlah
tersebut, kuota untuk jenjang SD sebanyak 11.657 siswa, sedangkan untuk
jenjang SMP mencapai 30.006 siswa.
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dilly
Windu, mengatakan bahwa penambahan anggaran ini merupakan bentuk nyata
kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam
memastikan tidak ada anak yang terhambat bersekolah karena faktor
ekonomi.
“Program sekolah gratis ini adalah komitmen Pemerintah Kabupaten
Tangerang untuk memastikan seluruh anak mendapatkan hak pendidikan yang
layak. Dengan tambahan anggaran di tahun 2026 ini, kami ingin semakin
memperluas akses pendidikan yang berkualitas dan merata,” ujarnya kepada
Bantenekspres.co.id, Senin 26 Januari 2026.
Menurutnya, alokasi anggaran untuk jenjang SD difokuskan pada pemenuhan
kebutuhan operasional sekolah, penunjang kegiatan belajar mengajar,
serta peningkatan layanan pendidikan dasar. Sementara itu, untuk jenjang
SMP, anggaran yang lebih besar disesuaikan dengan kebutuhan operasional
dan jumlah peserta didik yang lebih banyak.
“Untuk SD, anggaran Rp 13,9 miliar kami arahkan agar sekolah dapat
menjalankan proses pembelajaran secara optimal tanpa membebani orang
tua. Sedangkan untuk SMP, anggaran Rp 54 miliar disiapkan agar seluruh
siswa penerima program dapat belajar dengan nyaman dan fasilitas yang
memadai,” jelasnya.
Dilly menambahkan, program sekolah gratis ini juga diharapkan
dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah serta menekan angka putus
sekolah di Kabupaten Tangerang. Dengan pendidikan yang mudah diakses,
pemerintah ingin menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya
saing di masa depan.
“Melalui program ini, kami berharap tidak ada lagi anak-anak
Kabupaten Tangerang yang putus sekolah. Pendidikan adalah investasi
jangka panjang, dan pemerintah hadir untuk memastikan itu bisa dirasakan
seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya. (*)







0 comments:
Post a Comment