Wakil Ketua DPRD Kota Serang Roni Alfanto mengatakan, isu banjir itu menjadi persoalan utama masyarakat yang harus bisa diselesaikan secara serius oleh Pemkot Serang.
Apalagi, dalam waktu dekat ini seluruh anggota DPRD akan turun ke Dapil masing-masing dalam rangka reses menyerap aspirasi masyarakat.
“Selama ini kami sudah mendapat banyak keluhan dari Dapil masing-masing terkait dengan banjir,” kata Roni, seusai Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang II DPRD Kota Serang, Selasa (10/2/2026).
Masa reses DPRD akan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 10 hingga 13 Februari 2026.
Selama periode ini, kata dia, seluruh anggota dewan akan menghentikan sementara kegiatan persidangan dan turun langsung ke Dapil masing-masing untuk berdialog dengan masyarakat dan sekaligus menyerap aspirasi.
Politisi Nasdem ini melanjutkan, oleh karena itu, reaktivasi sungai dan drainase serta penertiban bangunan-bangunan yang menghilangkan aliran air sudah mendesak harus segera dilakukan.
Terlebih saat ini, tengah memasuki musim hujan, di mana debit air cenderung tinggi dan permasalahan saluran air di beberapa wilayah menjadi perhatian mendesak.
“Ketika musim hujan, debit air tinggi dan permasalahan drainase di beberapa wilayah perlu menjadi perhatian Pemkot Serang,” ujarnya.
Meski demikian, Roni menambahkan, setiap dapil memiliki karakteristik dan permasalahan yang berbeda. Oleh karena itu, aspirasi yang dihimpun akan bervariasi sesuai dengan kebutuhan spesifik masyarakat di masing-masing wilayah.
Untuk memastikan aspirasi tersebut tidak berhenti di atas kertas, Roni mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Serang agar serius menindaklanjuti setiap masukan yang disampaikan melalui reses DPRD.
Seluruh hasil reses, nantinya akan dibahas kembali dalam Sidang Paripurna dan menjadi bahan evaluasi bersama antara legislatif dan eksekutif.
“Harapannya, aspirasi masyarakat yang diserap dalam masa reses ini benar-benar ditindaklanjuti dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga Kota Serang,” pungkas Roni.
Wali Kota Serang Budi Rustandi menambahkan, hasil reses DPRD akan menjadi bahan krusial bagi Pemkot dalam menyusun dan menentukan program prioritas pembangunan kota.
“Nanti aspirasinya baru diserahkan kepada kami sebagai pemerintah. Selanjutnya, mana yang menjadi program prioritas, kami menunggu hasil reses tersebut untuk dilaporkan kepada saya,” ungkap Budi.
Terkait banjir, lanjut Budi, Pemkot Serang saat ini tengah fokus melakukan berbagai penanganan, dari mulai dukungan anggaran untuk normalisasi, penertiban Bangli sampai koordinasi dengan Provinsi dan pusat.
“Semua kita lakukan dan memang proses penanganannya ada yang bisa langsung dan tidak. Ada yang bisa dilakukan untuk jangka pendek, menengah dan panjang,” pungkasnya






0 comments:
Post a Comment