![]() |
Pemerintah menjamin jalur utama mudik Lebaran 2026 (Dokumen Istimewa) |
Komitmen ini muncul karena proses perbaikan jalan dilakukan secara intensif, serta ditargetkan selesai sebelum puncak arus mudik tiba.
Menurut Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, percepatan perbaikan dilakukan untuk mendukung tingginya mobilitas kendaraan di jalur utama saat Lebaran.
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengatakan, fokus pemerintah adalah menangani lubang yang tersebar di jalur nasional.
"Dilaporkan ada sekitar 7.000 lubang, sekarang sudah turun drastis ke angka 2.500. Kami pastikan sebelum arus mudik, hampir seluruhnya sudah pothole-free (bebas lubang)," ungkap Dody Hanggodo.
Perbaikan di Ruas Jalur Pantur
Awalnya tercatat sekitar 7.000 titik lubang, tetapi angka itu berhasil ditekan drastis menjadi sekitar 2.500 titik setelah dilakukan perbaikan dari berbagai wilayah.
Semua lubang diharapkan hilang menjelang minggu-minggu puncak mudik, sehingga infrastruktur jalan diprioritaskan supaya arus mudik lancar dan minim gangguan.
Untuk mempercepat perbaikan, pemerintah menerapkan teknik patching atau penambalan cepat di banyak titik terlebih dulu.
Selanjutnya dilanjutkan dengan pelapisan ulang dan peningkatan struktur jalan menjadi rigid pavement (beton), di lokasi yang punya mobilitas tinggi.
"Percepatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan infrastruktur yang andal, khususnya pada jalur dengan mobilitas tinggi seperti Pantura," jelasnya.
Perhatian khusus juga diberikan pada ruas Pemalang–Pekalongan, salah satu bagian penting koridor Pantura yang selalu jadi jalur favorit pemudik.
"Ruas Pemalang-Pekalongan ini harus dipastikan dalam kondisi mantap dan aman dilalui masyarakat sebelum Lebaran," ucapnya.
Pemeliharaan di Ruas Tol Transjawa
Tak hanya jalur nasional, pemeliharaan juga diperkuat di ruas Tol Trans Jawa, terutama di wilayah padat kendaraan seperti Tol Jakarta–Cikampek.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengintensifkan pemeliharaan berkala, agar kualitas permukaan jalan tetap mulus sepanjang musim mudik dan balik.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap pengalaman mudik Lebaran tahun ini jauh lebih nyaman dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Arus mudik yang lancar tanpa lubang di jalur utama akan membantu mengurangi potensi kecelakaan dan kepadatan, yang kerap terjadi di kondisi jalan rusak.

.gif)