TANGERANG KONTAK BANTEN – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada, memaparkan rencana pengamanan melalui Operasi Ketupat Maung 2026, yang akan digelar selama 13 hari, mulai 13–25 Maret 2026. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13–17 Maret, sementara arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–28 Maret. Idul Fitri sendiri jatuh pada 20–21 Maret, bersamaan dengan libur sekolah 16–29 Maret 2026.
Prediksi puncak mobilitas ini disampaikan Kapolresta saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Aula Parama Satwika Polresta Tangerang, Kamis (5/3/2026), sebagai persiapan pengamanan Lebaran.
“Libur panjang Lebaran menyebabkan mobilitas masyarakat meningkat signifikan, baik di jalur tol, arteri, stasiun, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, maupun lokasi wisata yang perlu mendapat prioritas pengamanan,” kata Kapolres Andi M. Indra Waspada.
Sebanyak enam titik utama pengamanan dan pelayanan disiapkan, antara lain Pos Terpadu Citra Raya, Pos Yan Rest Area KM 43 dan KM 45, Pos Pam Pasar Gembong, Pos Pam Batavia Pasar Kemis, serta sejumlah pos pantau di lokasi wisata dan pusat keramaian.
Untuk pengamanan, sebanyak 184 personel Polri siap diterjunkan setiap hari dengan dukungan sarana prasarana lengkap, termasuk ambulans, kendaraan patroli, CCTV, drone, serta layanan hotline 110. Fokus pengamanan mencakup potensi kerawanan kriminalitas seperti 3C (curanmor, curat, curas), premanisme, penimbunan bahan pokok, peredaran petasan dan miras, hingga potensi konflik sosial.
“Pengamanan difokuskan pada 1.071 masjid, 471 lokasi salat Id, 8 pusat perbelanjaan/pasar, 3 stasiun KAI, 5 terminal/pool bus, 2 rest area utama, serta jalur rawan macet dan kecelakaan,” jelas Kapolres.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP, perwakilan KAI, pengelola Jalan Tol Jakarta–Merak, Jasa Raharja, serta instansi terkait lainnya.
Sebelumnya diberitakan, Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas sektoral dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Pernyataan itu disampaikan Wabup Intan usai menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Maung 2026 di Aula Parama Satwika Polresta Tangerang, Kamis (5/3/2026).
“Pengamanan Lebaran tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Semua unsur terkait harus terkoneksi dan terkoordinir menjadi satu. Artinya, kita bekerja dalam satu nafas yang sama, yaitu nafas pelayanan kepada masyarakat. Semua harus saling terhubung dan saling menguatkan,” tegas Wabup Intan.
Ia menambahkan, meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri menjadi tantangan bersama yang memerlukan kesiapan total dari seluruh unsur, termasuk masyarakat. “Semua pihak harus saling mendukung, responsif, informatif, dan humanis dalam melayani masyarakat,” imbuhnya.
Wabup Intan juga menegaskan bahwa masyarakat melihat pemerintah sebagai satu kesatuan. “Bagi masyarakat, pemerintah itu satu. Mereka tidak lagi melihat ini kewenangan siapa, itu tugas siapa. Yang mereka inginkan hanya satu hal, hadir atau tidaknya negara ketika mereka membutuhkan rasa aman dan nyaman,” katanya.
Selain itu, Wabup Intan menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini, mulai dari hujan lebat, angin kencang, hingga potensi banjir dan longsor di beberapa titik. Jalur rawan bencana, kawasan pesisir, dan lokasi rawan kecelakaan menjadi prioritas pengawasan dan mitigasi.
“Kita ingin setiap persoalan bisa diselesaikan cepat, tepat, dan terukur. Jangan sampai ada ego sektoral. Jika ada kendala di lapangan, segera koordinasi. Jika ada potensi kerawanan, segera mitigasi bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Tangerang siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026. Wabup Intan mengajak seluruh unsur untuk menjalankan tugas dengan tanggung jawab dan semangat kebersamaan.
“InsyaAllah, jika kolaborasi dan sinergi ini kita jaga dengan baik, Kabupaten Tangerang akan tetap aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Idul Fitri. Kita ingin masyarakat bisa beribadah dengan khusyuk, mudik dengan aman, dan merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan,” pungkasnya.
Intan Nurul Hikmah juga mengatakan, animo masyarakat Kabupaten Tangerang dalam program mudik gratis Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat tinggi. “Insya Allah, tahun depan kuotanya bisa kita tambah lagi,” ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga berupaya memberikan kenyamanan bagi para pemudik dengan perbaikan pada ruas jalan yang digunakan para pemudik. “Betul, kami pun berupaya memperbaiki jalan yang dilalui para pemudik,” ucapnya.

.gif)