LEBAK KONTAK BANTEN— Seorang nelayan dilaporkan hilang di perairan Pantai Bagedur, Muara Binuangeun, Kabupaten Lebak, Selasa (21/4/2026). Korban bernama Agus (43), warga Kampung Kanaga, Kecamatan Wanasalam, hilang saat berupaya mengejar kapal yang hanyut akibat cuaca buruk.
Informasi yang dihimpun, laporan pertama diterima Basarnas Banten sekitar pukul 08.50 WIB dari seorang pelapor bernama Mufti. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR langsung bergerak melakukan pencarian.
Kasubsi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, menjelaskan kejadian bermula sekitar pukul 07.18 WIB saat korban bersama rekannya, Johari, melaut mencari ikan di perairan Muara Binuangeun.
Setibanya di lokasi, kapal yang mereka gunakan disandarkan di bagan. Namun, kondisi cuaca yang kurang bersahabat menyebabkan tali kapal putus hingga perahu terbawa arus laut.
“Melihat kapal hanyut, korban berinisiatif berenang untuk mengejar dan mengamankan perahu tersebut, sementara rekannya tetap berada di bagan,” ujar Rizky.
Korban Hilang Saat Berenang
Dalam upaya tersebut, korban sempat terlihat berenang menuju arah kapal. Namun nahas, di tengah perjalanan korban tiba-tiba hilang dan tidak lagi terlihat di permukaan air.
Rekannya yang menyaksikan kejadian itu kemudian melaporkan insiden tersebut kepada warga setempat hingga akhirnya diteruskan ke Basarnas.
Tim SAR Lakukan Pencarian
Mendapat laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Lebak diberangkatkan ke lokasi pada pukul 09.15 WIB untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.
Tim SAR langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, baik di permukaan air maupun area sekitar perairan Pantai Bagedur. Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan keluarga korban, nelayan setempat, serta unsur terkait guna memperluas area pencarian.
Cuaca Jadi Kendala
Rizky menyebutkan, kondisi cuaca di lokasi kejadian saat ini dilaporkan berawan, yang turut menjadi salah satu tantangan dalam proses pencarian.
“Hingga saat ini korban masih dalam pencarian. Tim terus berupaya maksimal melakukan penyisiran dan berkoordinasi dengan warga maupun nelayan sekitar,” tambahnya.
Operasi SAR masih terus berlangsung dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

.gif)