< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Tawuran Pelajar di Tangerang Tewaskan NAW, 14 Pelaku Ditangkap Polisi

Jumat, 17 April 2026 | Jumat, April 17, 2026 WIB | Last Updated 2026-04-17T15:45:35Z

 


 KAB. TANGERANG KONTAK BANTEN – Kasus pembunuhan terhadap pelajar berinisial NAW yang jasadnya ditemukan di Kali Adem, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, berhasil diungkap oleh Polresta Tangerang. Dalam kasus ini, polisi telah menangkap 14 orang terduga pelaku yang seluruhnya masih berstatus pelajar.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Indra Waspada Amirullah, mengungkapkan bahwa para pelaku ditangkap di sejumlah lokasi berbeda setelah dilakukan penyelidikan intensif oleh tim kepolisian.

“Empat belas terduga pelaku sudah kami amankan di tempat yang berbeda. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Indra, Jumat (17/4/2026).

Tawuran Direncanakan Lewat Media Sosial

Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa tragis tersebut berawal dari kesepakatan tawuran antara dua kelompok pelajar yang diatur melalui media sosial. Kedua kubu sepakat bertemu di Jalan Talang, Kecamatan Sukadiri, untuk melakukan aksi bentrok.

Namun, situasi berubah ketika kelompok korban kalah jumlah. NAW bersama rekannya berusaha melarikan diri dari lokasi tawuran.

“Nah, saat melarikan diri itulah korban terjatuh dari sepeda motor. Pada saat itu, para pelaku langsung menyerang korban secara brutal menggunakan senjata tajam,” jelas Indra.

Diserang Brutal, Korban Tewas di Kali

Korban disebut mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam seperti celurit dan samurai. Akibat luka parah tersebut, NAW diduga meninggal dunia di lokasi kejadian, tepatnya di aliran Kali Adem.

Jasad korban kemudian terbawa arus hingga ditemukan di muara kali, yang sempat menghebohkan warga sekitar.

“Diduga korban meninggal di lokasi dan terbawa arus air hingga ditemukan di muara,” tambahnya.

Satu Pelaku Masih Diburu

Meski telah mengamankan 14 pelaku, polisi masih memburu satu terduga pelaku lain yang diduga memiliki peran penting dalam peristiwa tersebut.

Pelaku yang masih buron itu disebut sebagai pihak yang menantang tawuran melalui media sosial sekaligus diduga melakukan aksi pembacokan terhadap korban.

“Masih ada satu pelaku yang kami kejar. Perannya cukup signifikan dalam kejadian ini,” tegas Indra.

Polisi Dalami Motif dan Peran Pelaku

Saat ini, kepolisian masih mendalami motif serta peran masing-masing pelaku dalam kasus tersebut. Para pelaku terancam dijerat dengan pasal berlapis terkait pengeroyokan dan pembunuhan.

Polisi juga mengimbau kepada orang tua dan pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pelajar, khususnya penggunaan media sosial yang kerap menjadi pemicu tawuran.

Kasus ini kembali menjadi peringatan serius atas maraknya aksi kekerasan di kalangan pelajar yang berujung fatal.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update