CISAUK – Festival BUMDes Desa Dangdang berlangsung meriah dengan digelarnya Open Turnamen Sekolah Sepak Bola (SSB) dan Akademi Sepak Bola usia dini, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang mempertandingkan kategori usia 10 tahun (U-10) dan usia 14 tahun (U-14) itu berhasil menarik perhatian ribuan masyarakat yang memadati lokasi pertandingan.
Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian Festival BUMDes Desa Dangdang tersebut diikuti oleh 10 tim dari berbagai sekolah sepak bola dan akademi sepak bola. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet sepak bola potensial di wilayah Tangerang dan sekitarnya.
Sejak pertandingan dimulai, suasana lapangan dipenuhi antusiasme para pemain, pelatih, orang tua, serta masyarakat yang datang memberikan dukungan. Para pemain muda tampil penuh semangat dan sportivitas, menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam setiap pertandingan.
Sorak sorai penonton yang memenuhi area pertandingan menambah semarak suasana kompetisi. Sejumlah pertandingan berlangsung sengit dengan permainan yang atraktif, membuktikan bahwa pembinaan sepak bola usia dini di daerah terus berkembang dengan baik.
Kolaborasi BUMDes, Pemerintah Desa dan Pelaku Usaha
Kesuksesan penyelenggaraan turnamen tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Kegiatan ini diselenggarakan oleh BUMDes Desa Dangdang bersama Pemerintah Desa Dangdang dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Dangdang.
Dukungan juga datang dari sejumlah pelaku usaha lokal, di antaranya Rits Bakery dan Hari Sari Wedding, yang turut berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan festival dan turnamen sepak bola tersebut.
Seluruh peserta memperebutkan trofi bergengsi Piala Festival BUMDes Desa Dangdang yang menjadi simbol prestasi dan kebanggaan bagi para atlet muda yang berpartisipasi.
Jadi Sarana Pembinaan Atlet Muda
Wakil Ketua BUMDes Desa Dangdang, Goro, mengatakan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari komitmen BUMDes dalam mendukung pembinaan olahraga usia dini, khususnya sepak bola.
Menurutnya, kompetisi seperti ini sangat penting untuk memberikan ruang bagi anak-anak yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga agar dapat berkembang melalui pertandingan yang kompetitif dan terarah.
"Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan bagi anak-anak yang memiliki minat dan bakat di dunia sepak bola. Ke depan, kami berencana menggelar kegiatan serupa secara rutin setiap satu hingga dua bulan sekali agar proses pembinaan dapat berjalan berkelanjutan," ujar Goro.
Ia menjelaskan, para pemain yang menunjukkan kemampuan menonjol nantinya akan dipantau dan dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi yang lebih tinggi, termasuk ajang bergengsi Piala Soeratin yang menjadi salah satu kompetisi pembinaan usia muda di Indonesia.
Kepala Desa Dangdang Dukung Pengembangan Potensi Anak
Sementara itu, Kepala Desa Dangdang, Supena Bule, mengapresiasi terselenggaranya turnamen yang dinilai memberikan dampak positif bagi perkembangan generasi muda.
Menurutnya, kegiatan olahraga tidak hanya berfungsi sebagai sarana meningkatkan kemampuan fisik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, kerja sama tim, dan sportivitas anak-anak.
"Kami sangat mendukung kegiatan yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk berprestasi. Semoga turnamen ini berjalan sukses dan dapat melahirkan pemain-pemain berbakat yang nantinya mampu membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi," kata Supena.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga menjadi bagian dari upaya mencetak generasi muda yang sehat, produktif, dan memiliki prestasi di bidang olahraga.
Dorong Ekosistem Pembinaan Olahraga Desa
Festival BUMDes Desa Dangdang tidak hanya menghadirkan kompetisi sepak bola usia dini, tetapi juga menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Desa Dangdang menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda sekaligus menciptakan ruang positif bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan berprestasi melalui olahraga.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat dan peserta, turnamen sepak bola usia dini dalam Festival BUMDes Desa Dangdang diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan talenta-talenta sepak bola berbakat dari tingkat desa menuju kompetisi yang lebih tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional.
Reporter: Redaksi
Editor: Redaksi

.gif)