JAKARTA, KONTAK BANTEN – Saat Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar, banyak penggemar sepak bola meyakini bahwa momen tersebut akan menjadi penutup sempurna perjalanan internasional sang megabintang, Lionel Messi. Setelah bertahun-tahun mengejar trofi yang belum pernah diraihnya, Messi akhirnya berhasil membawa Argentina menjadi juara dunia dan melengkapi koleksi prestasinya yang luar biasa.
Pada turnamen di Qatar, Messi tampil sebagai pemimpin sekaligus inspirasi bagi skuad berjuluk Argentina national football team. Penampilannya yang konsisten sepanjang kompetisi membawa Argentina meraih gelar juara dunia ketiga sekaligus mengakhiri penantian panjang sejak era Diego Maradona yang mengantar negaranya menjadi juara pada Piala Dunia 1986 di Meksiko.
Meski banyak yang memperkirakan dirinya akan pensiun dari tim nasional setelah meraih trofi paling bergengsi di dunia sepak bola, Messi ternyata memilih tetap melanjutkan karier internasionalnya.
Kini, menjelang usia 39 tahun, pemain yang memperkuat Inter Miami CF itu masih menunjukkan kualitas permainan di level tertinggi. Kondisi tersebut membuat peluangnya tampil pada Piala Dunia 2026 di Amerika Utara semakin terbuka lebar.
Messi Siap Jalani Piala Dunia Keenam
Apabila masuk dalam skuad akhir Argentina, Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan keenam Messi di putaran final Piala Dunia. Sebuah pencapaian yang menegaskan konsistensi dan ketahanannya di level tertinggi sepak bola dunia selama lebih dari dua dekade.
Namun, kehadiran Messi bukan hanya untuk menambah catatan pribadi. Argentina datang ke turnamen tersebut dengan misi besar mempertahankan gelar juara dunia yang diraih di Qatar 2022.
Jika mampu kembali menjadi juara, Argentina akan mencatat sejarah sebagai negara ketiga yang berhasil mempertahankan gelar Piala Dunia secara beruntun.
Cedera Sempat Picu Keraguan
Menjelang pengumuman skuad akhir, sempat muncul keraguan terkait kondisi Messi. Penyebabnya adalah cedera hamstring yang dialaminya saat membela Inter Miami dalam pertandingan terakhir MLS sebelum jeda kompetisi pertengahan musim.
Meski demikian, pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, tidak pernah benar-benar mempertimbangkan untuk meninggalkan sang kapten selama Messi menyatakan kesiapannya membela tim nasional.
Scaloni juga tetap mempertahankan kerangka utama tim yang sukses di Qatar. Dari skuad yang dipersiapkan untuk Piala Dunia 2026, sebanyak 17 pemain merupakan bagian dari tim juara dunia 2022.
Keputusan tersebut menunjukkan kepercayaan pelatih terhadap fondasi tim yang telah terbukti mampu membawa Argentina meraih kesuksesan di panggung dunia.
Argentina Kejar Rekor Bersejarah
Target mempertahankan gelar juara dunia bukanlah tugas mudah. Dalam sejarah panjang Piala Dunia, hanya dua negara yang pernah berhasil melakukannya.
Prestasi tersebut pertama kali dicatatkan oleh Italy national football team yang menjuarai Piala Dunia 1934 dan 1938 di bawah kepemimpinan pelatih legendaris Vittorio Pozzo.
Setelah itu, rekor serupa baru terulang ketika Brazil national football team menjadi juara berturut-turut pada edisi 1958 dan 1962.
Sejak keberhasilan Brasil lebih dari enam dekade lalu, belum ada satu pun negara yang mampu mempertahankan gelar juara dunia. Karena itu, jika Argentina berhasil melakukannya pada 2026, maka Messi dan rekan-rekannya akan menorehkan sejarah baru dalam sepak bola dunia.
Dengan pengalaman, kualitas skuad, serta kepemimpinan Lionel Messi yang masih menjadi pusat permainan tim, Argentina diyakini tetap menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026 dan mengukir prestasi yang belum pernah terjadi selama 64 tahun terakhir.
Reporter: Redaksi
Editor: Redaksi


.gif)