![]() |
Gubernur Andra
Soni pada acara pelantikan DPW Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid
Indonesia Provinsi Banten masa bakti 2026–2031 di Pendopo Gubernur
Banten, Kota Serang. Foto : Humas Pemprov |
KOTA SERANG KONTAK BANTEN — Gubernur Andra Soni mengajak Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan moral generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi dan disrupsi digital.
Menurut Andra Soni, peran masjid saat ini tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi benteng pertahanan anak-anak dan remaja dari berbagai pengaruh negatif perkembangan teknologi modern.
Pernyataan itu disampaikan saat pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Provinsi Banten masa bakti 2026–2031 di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang.
Masjid Dinilai Punya Peran Strategis
Andra Soni menilai tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks akibat perkembangan media digital yang sangat cepat. Anak-anak dan remaja dinilai rentan terpapar konten negatif, pergaulan bebas, hingga menurunnya nilai moral dan sosial.
Karena itu, ia mendorong BKPRMI untuk memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pendidikan karakter dan pembinaan generasi Qurani.
“Masjid harus menjadi pusat pembinaan moral dan karakter generasi muda agar mereka memiliki kekuatan spiritual, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan,” ujar Andra Soni.
Menurutnya, pembinaan berbasis masjid menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak dan integritas yang kuat.
BKPRMI Diharapkan Aktif Membina Remaja
Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni juga menyampaikan optimisme terhadap kepengurusan baru BKPRMI Banten di bawah kepemimpinan Fahmi Hakim.
Ia berharap BKPRMI mampu menjadi organisasi yang aktif, kuat, dan hadir langsung di tengah masyarakat melalui program pembinaan remaja masjid dan pendidikan keagamaan.
Selain fokus pada pembinaan moral, Pemerintah Provinsi Banten juga terus mendorong percepatan sertifikasi tanah wakaf masjid dan musala. Saat ini masih terdapat ribuan rumah ibadah di Banten yang belum memiliki sertifikat resmi.
BKPRMI Siap Gunakan Teknologi Secara Positif
Sementara itu, Fahmi Hakim menegaskan BKPRMI siap bersinergi dengan pemerintah daerah maupun nasional dalam membangun generasi muda yang religius dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Program BKPRMI ke depan akan difokuskan pada:
- Penguatan remaja masjid
- Pemberantasan buta huruf Al-Qur’an
- Pendidikan karakter generasi muda
- Pemanfaatan teknologi digital untuk dakwah dan pendidikan
Menurut Fahmi, teknologi digital tidak boleh hanya dipandang sebagai ancaman, tetapi juga harus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan pembinaan moral bagi generasi muda.

.gif)