PANDEGLANG KONTAK BANTEN — Sebanyak ratusan jemaah haji kloter pertama asal Kabupaten Pandeglang resmi diberangkatkan menuju Embarkasi Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu (9/5/2026) dini hari. Pelepasan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, di Pendopo Bupati Pandeglang.
Keberangkatan ini menjadi awal perjalanan spiritual para jemaah menuju Tanah Suci setelah bertahun-tahun menunggu antrean ibadah haji. Suasana haru dan penuh khidmat tampak menyelimuti lokasi pelepasan saat keluarga mengantar para calon tamu Allah tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi. Ia meminta para jemaah tidak memaksakan diri untuk menjalankan ibadah sunah apabila kondisi fisik tidak memungkinkan.
Menurutnya, ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang kuat karena seluruh proses ibadah dilakukan dalam kondisi cuaca panas dan aktivitas yang cukup padat.
“Bapak Ibu kalau berangkat haji perlu yang namanya keilmuan dan kesehatan. Jangan sprinter harus maraton, alon-alon asal kelakon supaya tidak tereliminir karena sakit,” ujar Dimyati, Sabtu 9 Mei 2026.
Ia menegaskan, manajemen waktu antara ibadah di Masjidil Haram dan waktu istirahat di maktab harus diperhatikan secara serius oleh para jemaah. Hal tersebut penting agar kondisi tubuh tetap prima hingga puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia yang ikut dalam rombongan tahun ini. Salah satunya adalah seorang jemaah berusia 102 tahun yang turut diberangkatkan bersama kloter pertama asal Pandeglang.
Dimyati mengimbau para jemaah lansia agar tidak ragu menggunakan alat bantu seperti kursi roda untuk mempermudah aktivitas ibadah, termasuk saat menjalankan tawaf dan sai.
“Kalau memang membutuhkan kursi roda, gunakan saja. Yang penting ibadah tetap berjalan dan kesehatan tetap terjaga,” katanya.
Menurut Dimyati, kondisi cuaca panas di Arab Saudi serta jarak tempuh yang cukup jauh antara penginapan menuju masjid menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah asal Indonesia, khususnya lanjut usia.
Karena itu, ia berharap sinergi antara Kementerian Agama, tenaga kesehatan, serta petugas pendamping haji dapat berjalan maksimal dalam mendampingi seluruh jemaah selama berada di Tanah Suci.
Sementara itu, Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, turut menitipkan pesan kepada seluruh jemaah agar menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.
Ia meminta para jemaah menjaga sikap, kekompakan, serta saling membantu antar sesama rombongan selama perjalanan ibadah berlangsung.
“Jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan saling membantu antar jemaah. Hormati aturan dan tunjukkan bahwa masyarakat Pandeglang adalah masyarakat yang santun,” ujar Dewi.
Berdasarkan data panitia penyelenggara, sebanyak 393 jemaah haji diberangkatkan dalam kloter pertama ini. Jumlah tersebut terdiri dari 164 jemaah laki-laki dan 216 jemaah perempuan.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, para jemaah diberangkatkan menggunakan 10 armada bus menuju Embarkasi Cipondoh, Kota Tangerang. Selain itu, sebanyak 13 petugas haji turut mendampingi rombongan guna memastikan pelayanan administrasi, kesehatan, hingga pendampingan ibadah berjalan optimal.
Setibanya di Embarkasi Cipondoh, para jemaah dijadwalkan menjalani pemeriksaan akhir, pengecekan dokumen perjalanan, serta pemeriksaan kesehatan sebelum diberangkatkan menuju Arab Saudi.
Pemerintah daerah berharap seluruh jemaah asal Pandeglang dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

.gif)