< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Tebing Longsor di Mandalawangi Pandeglang Timpa Dua Rumah Warga, Korban Harap Bantuan Segera Datang

Minggu, 17 Mei 2026 | Minggu, Mei 17, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-17T08:47:23Z

 


 

PANDEGLANG KONTAK BANTEN  – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, sejak Sabtu (16/5/2026) sore menyebabkan tebing di Kampung Cikaler Girang RT 005 RW 001, Desa Cikumbueun longsor. Material tanah dari tebing setinggi beberapa meter itu menimpa dua rumah warga hingga mengalami kerusakan.

Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 17.30 WIB saat hujan turun dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. Warga sekitar sempat panik ketika mendengar suara gemuruh dari arah tebing yang berada dekat permukiman.

Tak lama kemudian, tanah longsor langsung menghantam bagian rumah warga yang berada tepat di bawah tebing.

Dua Rumah Warga Mengalami Kerusakan

Dua rumah yang terdampak longsor diketahui milik Saepudin dan Sarijan. Akibat tertimpa material tanah dan bebatuan, bagian dinding rumah mengalami retak dan jebol. Selain itu, atap rumah serta sejumlah perabotan rumah tangga ikut rusak.

Kerusakan paling parah terjadi pada bagian belakang rumah yang langsung berhadapan dengan tebing longsor. Material tanah juga sempat menutupi sebagian ruangan rumah dan halaman warga.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, keluarga korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Warga menyebut saat kejadian penghuni rumah langsung berupaya menyelamatkan diri keluar rumah setelah mendengar suara retakan tanah dari arah tebing.

KSB Langsung Turun ke Lokasi

Ketua Forum Koordinasi Kampung Siaga Bencana (FK-KSB) Provinsi Banten, Beni Madsira mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian dari anggota Kampung Siaga Bencana (KSB) Desa Cikumbueun beberapa saat setelah longsor terjadi.

Setelah menerima informasi tersebut, anggota KSB langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan kerusakan.

“Anggota KSB langsung bergerak melakukan pendataan sekaligus membantu warga membersihkan material longsoran serta menyelamatkan barang-barang korban yang masih bisa digunakan,” ujar Beni, Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, proses penanganan awal dilakukan secara gotong royong bersama warga sekitar agar akses menuju rumah korban kembali terbuka.

Koordinasi dengan BPBD dan Instansi Terkait

FK-KSB Provinsi Banten juga langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait guna mempercepat penanganan pascabencana.

Koordinasi dilakukan bersama:

  • BPBD Kabupaten Pandeglang
  • Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang
  • Pemerintah Kecamatan Mandalawangi
  • Polsek Mandalawangi
  • Koramil Mandalawangi
  • Pengurus KSB Kecamatan Mandalawangi

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan kedaruratan segera diberikan kepada korban terdampak.

“Kami juga mengusulkan bantuan perbaikan rumah untuk korban agar rumah yang rusak dapat segera diperbaiki,” katanya.

Warga Bergotong Royong Bersihkan Material Longsor

Pasca kejadian, warga sekitar terlihat bergotong royong membantu korban membersihkan material longsor yang menutupi rumah dan halaman.

Sebagian warga menggunakan alat seadanya seperti cangkul dan sekop untuk memindahkan tanah longsoran. Sementara relawan membantu mengangkat material bangunan yang rusak.

Keluarga korban untuk sementara memilih tetap bertahan di rumah sambil melakukan perbaikan secara swadaya dibantu tetangga sekitar.

DPRD Pandeglang Minta Penanganan Cepat

Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Pandeglang, M. Habibi Arafat meminta pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait bergerak cepat dalam menangani korban bencana.

Menurutnya, korban bencana membutuhkan bantuan darurat sesegera mungkin agar tidak semakin kesulitan pascakejadian.

“Jangan biarkan korban bencana menunggu bantuan terlalu lama. Bantuan kedaruratan harus cepat datang sesuai prosedur yang berlaku,” tegas Habibi.

Ia juga menilai koordinasi mitigasi bencana perlu diperkuat mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Pandeglang.

Imbauan Waspada Longsor Susulan

FK-KSB Provinsi Banten mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah perbukitan dan dekat tebing, agar meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras turun dalam waktu lama.

Warga diminta segera mengungsi sementara apabila muncul tanda-tanda longsor seperti:

  • Retakan tanah
  • Tebing mulai bergerak
  • Pohon miring
  • Aliran air berubah keruh
  • Terdengar suara gemuruh dari tebing

Hingga Minggu siang, kondisi di lokasi longsor masih dinilai rawan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update