
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, melaksanakan kegiatan evaluasi dan
monitoring program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak, Selasa
,
LEBAK KONTAK BANTEN — Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak, Selasa (5/5/2026). Kegiatan monitoring dilakukan di dapur MBG Jaya Sehat Nusantara yang berada di Kecamatan Warunggunung.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lebak dalam memastikan program pemenuhan gizi masyarakat berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat penerima.
Fokus Monitoring Program MBG
Dalam kunjungannya, Amir Hamzah yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas MBG Kabupaten Lebak meninjau langsung berbagai aspek pelaksanaan program, di antaranya:
- Proses pengolahan makanan
- Kebersihan dapur dan peralatan memasak
- Kualitas bahan pangan
- Proses distribusi makanan kepada penerima manfaat
- Ketepatan sasaran penerima program
Menurut Amir Hamzah, kualitas dan kebersihan makanan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.
“Program MBG ini memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan status gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil. Oleh karena itu, kualitas dan higienitas makanan harus benar-benar dijaga,” ujarnya.
Pastikan Distribusi Tepat Waktu
Selain mengecek kondisi dapur, Wakil Bupati juga memastikan distribusi makanan dilakukan tepat waktu dan sesuai dengan data penerima yang telah ditetapkan.
Ia menilai distribusi yang baik sangat penting agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, program MBG bukan hanya sekadar pembagian makanan, tetapi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Evaluasi untuk Perbaikan Program
Amir Hamzah menjelaskan, kegiatan monitoring dilakukan untuk mengetahui berbagai kendala di lapangan agar segera ditemukan solusi yang tepat.
Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam evaluasi program antara lain:
- Ketersediaan bahan pangan
- Kebersihan dan standar dapur
- Sistem distribusi makanan
- Koordinasi antarpetugas dan relawan
- Ketepatan data penerima manfaat
“Kami ingin memastikan setiap kendala yang ada bisa segera diatasi, sehingga program ini berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” katanya.
Apresiasi untuk Relawan dan Pengelola Dapur
Dalam kesempatan tersebut, Amir Hamzah juga memberikan apresiasi kepada para relawan dan pengelola dapur yang selama ini terlibat aktif menjalankan program MBG di Kabupaten Lebak.
Ia berharap koordinasi antar pihak terus diperkuat agar program dapat berjalan secara berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga dukungan seluruh pihak di lapangan.
Program MBG Dinilai Strategis
Program Makan Bergizi Gratis dinilai menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam penanganan masalah gizi.
Melalui evaluasi dan monitoring rutin, Pemerintah Kabupaten Lebak berharap kualitas pelayanan program semakin meningkat dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat.
Pemerintah daerah juga berkomitmen terus melakukan pengawasan agar makanan yang disalurkan tetap sehat, aman dikonsumsi, dan sesuai standar gizi yang telah ditetapkan.
.gif)