< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Lepas Kontingen KTNA ke Penas XVII Gorontalo, Andra Soni: Pertanian Banten Terus Tumbuh Positif

Selasa, 16 Juni 2026 | Selasa, Juni 16, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-16T05:24:40Z

 



KOTA SERANG KONTAK BANTEN – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian terus meningkat dan memberikan dampak positif terhadap produktivitas maupun kesejahteraan petani.

Hal tersebut disampaikan saat melepas Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Banten yang akan mengikuti Pekan Nasional (Penas) XVII KTNA di Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada 20–25 Juni 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (15/6/2026).

Menurut Andra Soni, dalam dua tahun terakhir sektor pertanian mendapatkan perhatian besar dari pemerintah pusat melalui berbagai program strategis yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Beberapa program tersebut antara lain kebijakan harga gabah yang lebih berpihak kepada petani, penyederhanaan distribusi pupuk bersubsidi, perlindungan lahan sawah dilindungi (LSD), hingga pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi di berbagai daerah.

“Dunia pertanian kita menunjukkan perkembangan yang semakin baik. Dukungan pemerintah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujar Andra Soni.

Nilai Tukar Petani Banten Meningkat

Andra menjelaskan, sejumlah indikator sektor pertanian menunjukkan tren yang positif. Salah satunya terlihat dari peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Banten.

Berdasarkan data terbaru, NTP Banten pada Mei 2026 tercatat sebesar 110,57, meningkat 0,58 persen dibandingkan April 2026. Angka tersebut menunjukkan kondisi ekonomi petani yang semakin membaik karena kemampuan daya beli mereka meningkat.

Selain itu, pertumbuhan sektor pertanian di Banten juga terus bergerak positif seiring meningkatnya dukungan pemerintah terhadap pembangunan sektor pangan dan pertanian.

Pemprov Banten Perkuat Infrastruktur Pertanian

Di tingkat daerah, Pemerintah Provinsi Banten juga terus memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian melalui pembangunan infrastruktur yang menunjang aktivitas petani.

Salah satu program unggulan yang tengah dijalankan adalah Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah pedesaan.

Selain itu, pembangunan jalan usaha tani juga terus dilakukan untuk memperlancar distribusi hasil panen, mengurangi biaya transportasi, serta memudahkan mobilitas masyarakat di kawasan pertanian.

Menurut Andra, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan teknologi pertanian, tetapi juga oleh tersedianya infrastruktur yang memadai dan akses air yang terjamin sepanjang musim.

“Kemajuan pertanian membutuhkan dukungan infrastruktur yang baik serta ketersediaan air yang memadai agar produktivitas petani terus meningkat,” katanya.

Banten Berpeluang Besar Jadi Penyangga Pangan Jakarta

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni juga mengajak para petani memanfaatkan potensi besar yang dimiliki Provinsi Banten sebagai daerah penyangga kawasan aglomerasi Jakarta dan sekitarnya.

Dengan jumlah penduduk yang besar dan kebutuhan pangan yang terus meningkat di wilayah Jabodetabek, Banten memiliki peluang strategis untuk menjadi salah satu pusat produksi pangan yang mampu memenuhi kebutuhan pasar.

Menurutnya, peluang tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal melalui peningkatan produktivitas, inovasi pertanian, dan penguatan kelembagaan petani.

Peserta Diminta Serap Inovasi di Penas XVII

Kepada seluruh peserta KTNA yang akan berangkat ke Gorontalo, Andra berpesan agar memanfaatkan Penas XVII sebagai ajang pembelajaran dan pengembangan kapasitas.

Ia berharap para peserta dapat bertukar pengalaman dengan petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia serta membawa pulang inovasi yang dapat diterapkan untuk memajukan sektor pertanian di Banten.

“Ikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Jadikan sebagai kesempatan untuk belajar, berbagi pengalaman, dan membawa inovasi yang bisa diterapkan di Banten,” pesannya.

Kontingen Banten Berjumlah 177 Orang

Sementara itu, Ketua KTNA Provinsi Banten Oong Syahroni mengatakan keikutsertaan pada Penas XVII tahun ini menjadi partisipasi ketujuh Provinsi Banten sejak berdiri sebagai daerah otonom.

Menurutnya, sebanyak 177 orang yang terdiri dari panitia provinsi dan peserta dari seluruh kabupaten/kota di Banten diberangkatkan untuk mengikuti kegiatan nasional tersebut.

Ia berharap kontingen Banten tidak hanya mampu mengharumkan nama daerah melalui berbagai prestasi, tetapi juga memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi pengembangan sektor pertanian dan perikanan di daerah.

Ajang Nasional Petani dan Nelayan Indonesia

Pekan Nasional (Penas) XVII KTNA yang akan berlangsung di Limboto, Kabupaten Gorontalo, diperkirakan diikuti sekitar 30 ribu petani dan nelayan dari seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut menjadi forum terbesar bagi pelaku sektor pertanian dan perikanan untuk mempererat silaturahmi, bertukar pengalaman, memperluas jaringan kerja sama, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Melalui keikutsertaan dalam Penas XVII, diharapkan petani dan nelayan Banten semakin siap menghadapi tantangan sektor pertanian modern serta mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update