< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Gubernur Banten Andra Soni Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 854 KK Terdampak Kekeringan di Kabupaten Tangerang

Rabu, 29 Juli 2026 | Rabu, Juli 29, 2026 WIB | Last Updated 2026-07-29T01:16:58Z

 


 

KAB TANGERANG KONTAK BANTEN – Gubernur Banten Andra Soni menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Kabupaten Tangerang sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Provinsi Banten terhadap dampak musim kemarau yang menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah.

Bantuan tersebut disalurkan di dua lokasi, yakni Kampung Cangkring, Desa Magersari, dan Kampung Bugel Lebah, Desa Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (28/7/2026). Penyaluran dilakukan untuk membantu masyarakat yang selama beberapa bulan terakhir mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Dalam kegiatan itu, Pemerintah Provinsi Banten mendistribusikan masing-masing lima tangki air bersih berkapasitas 4.000 liter di setiap lokasi. Bantuan tersebut menjangkau sebanyak 854 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan. Selain air bersih, pemerintah juga menyalurkan paket sembako kepada warga sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan penanganan kekeringan dilakukan melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Banten, pemerintah kabupaten, dan pemerintah kota. Menurutnya, pembagian tugas antarlembaga menjadi langkah penting agar penyaluran bantuan berlangsung efektif, merata, dan tepat sasaran.

"Kita berbagi tugas, mana yang dikerjakan provinsi, kabupaten, dan kota, sehingga tidak dobel sasaran," kata Andra Soni usai menyerahkan bantuan air bersih kepada warga.

Ia menjelaskan distribusi air bersih dilakukan setiap hari melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kolaborasi tersebut bertujuan memastikan masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih tetap mendapatkan pasokan hingga kondisi kembali normal.

Menurut Andra, musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung lebih panjang sehingga berpotensi meningkatkan jumlah wilayah yang mengalami kekeringan di Provinsi Banten. Karena itu, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

Ia meminta seluruh perangkat daerah, pemerintah kabupaten/kota, BPBD, PDAM, serta para pemangku kepentingan lainnya terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Setiap laporan masyarakat mengenai kesulitan memperoleh air bersih diharapkan segera ditindaklanjuti agar bantuan dapat disalurkan dengan cepat.

"Agar masyarakat mendapatkan air bersih," ujarnya.

Warga Bertahan dengan Air Bekas Galian Sawah

Salah seorang warga Kampung Cangkring, Ade (40), mengungkapkan bahwa wilayah tempat tinggalnya telah mengalami kekeringan selama sekitar dua bulan terakhir. Selama periode tersebut, warga kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan rumah tangga seperti memasak, mandi, mencuci, hingga kebutuhan konsumsi.

Keterbatasan sumber air membuat sebagian warga terpaksa memanfaatkan air dari bekas galian sawah sebagai alternatif sementara. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya dampak musim kemarau terhadap kehidupan masyarakat di wilayah tersebut.

Ade mengaku bersyukur atas bantuan air bersih yang diberikan Pemerintah Provinsi Banten karena dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan warga.

"Alhamdulillah hari ini kami mendapat bantuan air bersih dari Bapak Gubernur Andra Soni. Kami mengucapkan terima kasih atas bantuannya," kata Ade.

BPBD Terus Petakan Wilayah Rawan Kekeringan

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, mengatakan pihaknya terus melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau.

Pemetaan tersebut dilakukan sebagai dasar dalam menentukan prioritas penyaluran bantuan air bersih sehingga distribusi dapat dilakukan secara cepat dan tepat kepada masyarakat yang membutuhkan. BPBD juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, PDAM, serta instansi terkait lainnya guna memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi meluasnya dampak kekeringan.

Pemerintah Provinsi Banten berharap sinergi seluruh pihak dalam penanganan kekeringan dapat menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat hingga musim kemarau berakhir. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada pemerintah daerah atau BPBD apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar bantuan dapat segera disalurkan.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update