< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Prabowo Resah Timnas Indonesia Belum Lolos Piala Dunia, Singgung Erick Thohir di Peluncuran Biodiesel B50

Kamis, 09 Juli 2026 | Kamis, Juli 09, 2026 WIB | Last Updated 2026-07-09T15:33:31Z

 


 

KARAWANG KONTAK BANTEN – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengaku belum sepenuhnya puas dengan berbagai capaian yang telah diraih pemerintah. Meski Indonesia berhasil meluncurkan Program Mandatori Biodiesel B50 sebagai langkah menuju kemandirian energi nasional, Prabowo menegaskan masih memiliki satu harapan besar yang belum terwujud, yakni melihat Tim Nasional (Timnas) Indonesia tampil di ajang Piala Dunia FIFA.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

"Yang masih kita sulit adalah masuk Piala Dunia. Nah, itu saya masih resah. Terus terang saja saya resah. Kita bisa B50 tapi tidak bisa masuk Piala Dunia, saya masih tidak puas," ujar Prabowo.

Sepak Bola Adalah Simbol Kehormatan Bangsa

Menurut Prabowo, sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan menjadi salah satu simbol kebanggaan dan kehormatan sebuah negara di mata dunia.

Ia menilai keberhasilan suatu bangsa tampil di putaran final Piala Dunia mencerminkan kualitas pembinaan olahraga sekaligus menjadi kebanggaan seluruh rakyat.

"Bagaimana caranya masuk Piala Dunia? Saudara-saudara jangan anggap enteng sepak bola. Itu kehormatan," tegasnya.

Prabowo Singgung Erick Thohir

Dalam suasana penuh keakraban, Presiden Prabowo sempat mencari keberadaan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI. Namun Erick tidak hadir dalam acara tersebut.

Prabowo kemudian menyapa pengusaha nasional Garibaldi "Boy" Thohir, kakak Erick Thohir, yang hadir di lokasi.

"Siapa yang bertanggung jawab? Mana Erick Thohir? Boy, kasih tahu adikmu ya," kata Prabowo yang langsung disambut gelak tawa para tamu undangan.

Candaan tersebut mencairkan suasana, namun sekaligus menunjukkan besarnya perhatian Presiden terhadap kemajuan sepak bola nasional.

Tanya Menteri Keuangan Soal Dukungan untuk Timnas

Tidak berhenti di situ, Prabowo juga melontarkan pertanyaan kepada jajaran kabinet mengenai apa saja yang diperlukan agar Indonesia mampu menembus putaran final Piala Dunia.

Ia bahkan sempat menanyakan kepada Menteri Keuangan apakah diperlukan tambahan anggaran untuk mendukung pembinaan sepak bola nasional.

"Mana Menteri Keuangan? Apa yang diperlukan supaya kita bisa masuk Piala Dunia?" ujar Prabowo.

Pernyataan itu kembali disambut tawa para tamu undangan, namun mengandung pesan bahwa pemerintah siap memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan olahraga, khususnya sepak bola.

Indonesia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026

Harapan Indonesia tampil di Piala Dunia 2026 harus pupus setelah Timnas Indonesia gagal melewati babak penentuan kualifikasi.

Dalam laga krusial, Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor 2-3, kemudian kembali menelan kekalahan 0-1 dari Irak, sehingga gagal mengamankan tiket menuju putaran final Piala Dunia.

Meski demikian, perkembangan sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir dinilai menunjukkan kemajuan, baik dari sisi pembinaan usia muda, kompetisi nasional, maupun peningkatan prestasi di level internasional.

Pemerintah Ingin Indonesia Berprestasi di Berbagai Bidang

Prabowo menegaskan, keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya diukur dari aspek ekonomi dan energi, tetapi juga dari prestasi bangsa di bidang olahraga.

Menurutnya, Indonesia harus mampu menjadi negara yang maju dalam berbagai sektor, mulai dari ketahanan pangan, energi, industri, hingga olahraga yang mampu mengharumkan nama bangsa di panggung dunia.

Dengan semangat tersebut, pemerintah berharap cita-cita melihat Timnas Indonesia berlaga di putaran final Piala Dunia FIFA dapat terwujud pada edisi mendatang melalui pembinaan yang berkelanjutan, dukungan seluruh pihak, serta peningkatan kualitas sepak bola nasional.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update