< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Ditutup hingga 18.00 WIB

Senin, 07 September 2026 | Senin, September 07, 2026 WIB | Last Updated 2026-09-07T10:53:57Z

 



JAKARTA, KONTAK BANTEN – AirNav Indonesia kembali memperbarui informasi aeronautika terkait dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap operasional penerbangan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Berdasarkan pembaruan Notice to Airmen (NOTAM), penutupan sementara Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandar Udara Halim Perdanakusuma (HLP) diperpanjang hingga estimasi pukul 18.00 WIB, Senin (7/9/2026).

Penyesuaian waktu penutupan dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi ruang udara serta aspek keselamatan penerbangan.

Soekarno-Hatta Berstatus CLOSED

AirNav Indonesia mencatat Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) berstatus CLOSED berdasarkan NOTAM A3373/26 NOTAMR A3368/26.

Penutupan berlaku mulai pukul 08.28 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB.

Sementara itu, Bandar Udara Halim Perdanakusuma (HLP) juga berstatus CLOSED berdasarkan NOTAM A3372/26 NOTAMR A3369/26.

Penutupan Bandara Halim berlaku mulai pukul 08.16 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB.

Penutupan kedua bandara tersebut menjadi langkah mitigasi untuk menjaga keselamatan penerbangan di tengah kondisi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

AirNav Terus Pantau Sebaran Abu Vulkanik

EVP Corporate Secretary AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoro, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi ruang udara dan pergerakan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Informasi aeronautika akan terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi aktual dan informasi keselamatan penerbangan,” ujar Hermana dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).

Menurut Hermana, AirNav Indonesia juga terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan penerbangan.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan informasi mengenai kondisi ruang udara serta pelayanan navigasi penerbangan dapat disampaikan kepada pihak terkait secara tepat waktu.

AirNav menegaskan bahwa perkembangan informasi operasional penerbangan akan terus disesuaikan dengan kondisi ruang udara dan pertimbangan keselamatan penerbangan.

Dengan demikian, status penutupan Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma masih bersifat dinamis dan dapat diperbarui berdasarkan perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau(TIM HN)

.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update