JAKARTA, KONTAK BANTEN – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa perjuangan politik Partai Demokrat tidak semata-mata bertujuan meraih kekuasaan. Menurutnya, politik harus mampu menghadirkan perubahan dan membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.
Pernyataan tersebut disampaikan AHY dalam pidato peringatan HUT ke-22 Partai Demokrat yang dihadiri anggota legislatif, kepala daerah, serta ribuan kader Demokrat dari berbagai daerah di Indonesia.
AHY mengatakan, keberhasilan politik harus diukur dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Politik harus diuji dengan satu pertanyaan sederhana: apakah kehidupan rakyat menjadi lebih baik? Harapan rakyat sesungguhnya sederhana: hidup hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan hidup hari esok harus lebih baik dari hari ini,” ujar AHY, Senin (7/9/2026).
AHY: Kepercayaan Rakyat Harus Diperjuangkan
Menurut AHY, kepercayaan masyarakat terhadap partai politik tidak datang dengan sendirinya dan tidak dapat diwariskan begitu saja.
Kepercayaan tersebut, kata dia, harus diperjuangkan setiap hari melalui gagasan yang relevan, kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, serta kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat.
AHY menilai, kerja nyata menjadi salah satu ukuran paling jujur dalam menilai seorang pemimpin maupun partai politik.
Dalam pidatonya, AHY juga mengingatkan kembali sejarah berdirinya Partai Demokrat pada 2001 yang tidak terlepas dari semangat Reformasi.
Menurutnya, Reformasi lahir sebagai upaya mengoreksi berbagai persoalan multidimensi, termasuk pemusatan kekuasaan, praktik korupsi, serta persoalan ketidaknetralan aparat negara.
Soroti Netralitas TNI, Polri hingga ASN
AHY secara khusus menyoroti pentingnya profesionalisme dan netralitas alat negara dalam menjaga demokrasi, terutama menjelang berbagai momentum politik.
Ia menegaskan, seluruh aparat negara harus berada di atas kepentingan golongan dan menjalankan tugas secara profesional.
“Salah satu amanah penting reformasi adalah memastikan alat dan aparatur negara berdiri di atas semua golongan. TNI, Polri, Intelijen, penegak hukum, ASN, dan seluruh aparatur negara harus profesional dan netral. Mereka semua adalah milik rakyat, milik kita semua,” tegas AHY.
AHY menambahkan, perjalanan sejarah harus menjadi pelajaran bahwa kekuasaan perlu diawasi, hukum harus ditegakkan secara adil, dan kedaulatan rakyat wajib dihormati.
Menurutnya, prinsip tersebut menjadi bagian dari jati diri sekaligus tanggung jawab sejarah yang akan terus diemban Partai Demokrat.
AHY Apresiasi Kader Bantu Korban Bencana
Di tengah peringatan HUT Partai Demokrat, AHY juga menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas berbagai bencana yang menimpa masyarakat di sejumlah daerah di Indonesia.
Ia memberikan apresiasi kepada kader Demokrat yang telah turun langsung membantu masyarakat dan korban terdampak bencana.
“Atas nama pimpinan Partai Demokrat, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh kader yang telah turun tangan membantu. Teruslah hadir, ringankan beban mereka, karena dalam situasi seperti inilah arti solidaritas dan kemanusiaan benar-benar terasa,” pesan AHY.
AHY berharap semangat solidaritas tersebut terus dijaga oleh seluruh kader Demokrat sebagai bentuk kehadiran partai di tengah masyarakat.

.gif)