< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Bupati Serang Ratu Zakiyah Dorong Dialog Lintas Agama untuk Perkuat Kerukunan

Sabtu, 26 September 2026 | Sabtu, September 26, 2026 WIB | Last Updated 2026-09-25T23:30:55Z

 


KAB SERANG, KONTAK BANTEN — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mendorong seluruh tokoh lintas agama di Kabupaten Serang untuk terus menjaga dan memperkuat kerukunan antarumat beragama. Dialog lintas agama dinilai penting untuk menyatukan persepsi sekaligus mencegah potensi konflik di tengah masyarakat.

Ratu Zakiyah mengatakan, kondisi kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Serang hingga saat ini berjalan aman dan kondusif. Meski demikian, kondisi tersebut harus terus dipelihara melalui komunikasi dan dialog yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah, kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Serang kondusif, aman, tidak ada kendala. Namun tentu dialog antarumat beragama penting dilaksanakan sehingga dapat memperkuat kerukunan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Serang,” kata Ratu Zakiyah, Kamis (24/9/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Ratu Zakiyah seusai membuka Dialog Kerukunan Antarumat Beragama yang diinisiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Serang di Aula Surosowan Bank bjb Kantor Cabang Khusus (KCK) Banten, Jalan Veteran, Kota Serang, Kamis (24/9/2026).

Tokoh Agama Diminta Beri Pencerahan kepada Umat

Dalam dialog yang dihadiri tokoh-tokoh lintas agama tersebut, Ratu Zakiyah meminta para pemuka agama tidak hanya menjaga hubungan baik antarpemeluk agama, tetapi juga aktif memberikan pencerahan kepada umat masing-masing.

Menurutnya, peran tokoh agama sangat penting dalam menjaga suasana kehidupan masyarakat agar tetap aman, damai, dan saling menghormati.

“Tadi saya sampaikan para tokoh agama lintas agama ini tentu harus dapat memberikan pencerahan kepada seluruh umatnya sehingga daerah kita makin kondusif dan aman,” ujarnya.

Ratu Zakiyah menilai, kondisi daerah yang aman dan kondusif tidak hanya berpengaruh terhadap kehidupan sosial masyarakat, tetapi juga terhadap pembangunan dan perekonomian daerah.

Kondusivitas daerah, kata dia, dapat memberikan rasa aman bagi dunia usaha sekaligus membuka peluang masuknya investasi ke Kabupaten Serang.

“Kalau daerah kondusif dan aman, tentu investasi akan terbuka lebar, banyak investasi akan masuk, dan roda perekonomian akan terus bergerak,” katanya.

Ia berharap pertumbuhan investasi dan perekonomian tersebut pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Serang.

Tokoh Agama Diminta Bijak Bermedia Sosial

Selain menjaga kerukunan dalam kehidupan sehari-hari, Ratu Zakiyah juga mengingatkan para tokoh agama mengenai tantangan di era transformasi digital.

Menurutnya, keterbukaan informasi melalui media sosial harus diimbangi dengan etika dan tanggung jawab. Tokoh agama diharapkan ikut mengingatkan jemaah agar tidak mudah menyampaikan komentar negatif yang berpotensi memicu konflik di ruang digital.

“Jadi mohon juga untuk menyampaikan, tidak boleh memberikan komentar-komentar negatif. Karena kita negara yang harus terus dijaga etikanya, moralnya. Jadi saya yakin di sini juga penting bagi para tokoh agama untuk memberikan pencerahan kepada jemaahnya masing-masing,” ujarnya.

Ratu Zakiyah menambahkan, dialog antarumat beragama harus dilakukan secara berkesinambungan. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan di masyarakat dapat dibicarakan bersama dan dicari jalan keluarnya sebelum berkembang menjadi konflik.

“Makanya di sini butuh dialog supaya cari titik temu yang terbaik. Sehingga semuanya bisa saling menghargai dan menghormati,” tuturnya.

FKUB Kabupaten Serang Jadi Perekat Masyarakat

Ketua FKUB Kabupaten Serang KH Komarudin mengatakan, dialog lintas agama merupakan bagian penting dalam menjaga persatuan masyarakat.

Menurutnya, FKUB berperan sebagai wadah perekat masyarakat sekaligus mitra pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.

“Dialog ini gagasan dari kami dan Pak Kaban Kesbangpol. FKUB ini merupakan satu wadah untuk menjadi perekat bagi masyarakat Kabupaten Serang,” kata Komarudin.

Ia menjelaskan, FKUB Kabupaten Serang telah menjalankan sejumlah kegiatan, di antaranya desa sadar hukum dan early warning system di lingkungan sekolah. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat persatuan sekaligus mencegah potensi konflik di tengah masyarakat.

Komarudin juga menilai pembangunan Kabupaten Serang harus berjalan seiring dengan kesiapan generasi muda dalam menghadapi berbagai perubahan dan persaingan.

Karena itu, dialog lintas agama diperlukan untuk menyatukan persepsi, termasuk dalam membahas persoalan pembangunan sarana ibadah.

“Oleh karena itu, dialog ini pun untuk menyatukan persepsi yang sama. Adapun masalah pembangunan sarana ibadah, itu mesti kita rumuskan kembali. Kita mediasi sama-sama apa yang mungkin terbaik,” ujarnya.

Ia menegaskan, setiap persoalan yang menyangkut kehidupan masyarakat harus diselesaikan melalui musyawarah dengan mengedepankan hak dan kepentingan seluruh warga.

“Kalau kita di Kabupaten Serang, mesti bermusyawarah. Karena semua merupakan anak bangsa juga, dan punya hak juga,” katanya.

Komarudin memastikan FKUB akan terus berupaya menjaga kerukunan agar persoalan antarumat beragama yang terjadi di daerah lain tidak terjadi di Kabupaten Serang.

“Kalau kita di sini harus banyak duduk bersama,” ujarnya.

Kesbangpol Tampung Aspirasi Tokoh Lintas Agama

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Serang Haryadi mengatakan, dialog kerukunan antarumat beragama menjadi salah satu langkah untuk memitigasi berbagai potensi persoalan di tengah masyarakat.

“Kita berharap dengan diadakannya dialog kerukunan umat beragama ini salah satu untuk memitigasi permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat,” kata Haryadi.

Menurutnya, persoalan sekecil apa pun di tengah masyarakat tidak boleh dibiarkan tanpa respons. Aspirasi dan masukan dari masyarakat, khususnya para tokoh agama, perlu ditampung agar dapat segera dicarikan solusi.

“Jangan sampai ada permasalahan masyarakat yang sekecil apa pun dibiarkan, tidak direspons, tidak diakomodir masukan-masukan dari masyarakat, ini menjadi permasalahan besar,” ujarnya.

Melalui dialog tersebut, Kesbangpol Kabupaten Serang berharap berbagai aspirasi dari tokoh lintas agama dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan.

“Nah, dengan dialog kerukunan umat beragama inilah kita menampung aspirasi, masukan-masukan daripada para tokoh umat beragama yang ada di wilayah Kabupaten Serang. Sehingga nanti menjadi kebijakan pimpinan,” pungkasnya.(TIM)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update