< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Gubernur DKI Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp5.000, Berlaku Hingga Oktober

Kamis, 03 September 2026 | Kamis, September 03, 2026 WIB | Last Updated 2026-09-03T08:52:41Z

 


 

JAKARTA, KONTAK BANTEN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih mengkaji besaran tarif layanan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, evaluasi tarif dilakukan untuk mencari besaran yang tetap terjangkau masyarakat, namun tidak membebani anggaran subsidi pemerintah daerah.

Pramono mengatakan, Pemprov DKI akan melihat terlebih dahulu respons dan animo masyarakat terhadap layanan LRT tersebut sebelum menetapkan tarif resmi.

“Setelah itu kami akan melakukan evaluasi. Bagaimana dan angka berapa yang tepat yang kemudian bisa diterima oleh publik dengan baik, dan juga tentunya bagi LRT agar subsidinya tidak terlalu berlebihan dari Pemerintah DKI Jakarta,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Tarif LRT Akan Disosialisasikan

Pramono menegaskan, keputusan mengenai tarif LRT Jakarta akan segera disosialisasikan kepada masyarakat.

Pemprov DKI sebelumnya telah melakukan perhitungan dengan mempertimbangkan potensi animo masyarakat terhadap layanan LRT lintasan Kelapa Gading-Manggarai.

Ia optimistis tarif yang terjangkau dapat meningkatkan jumlah pengguna LRT. Bahkan, berdasarkan perhitungan Pemprov DKI, jumlah pengguna baru diperkirakan dapat mencapai lebih dari 40 ribu penumpang setiap hari.

“Jadi itu sudah menjadi keputusan, kami akan segera melakukan sosialisasi terhadap itu,” ujar Pramono.

Menurutnya, animo masyarakat terhadap layanan LRT cukup besar. Hal itu terlihat dari respons warga selama masa uji coba layanan tersebut.

Tarif Rp5 Ribu Setelah Diresmikan

Selama masa uji coba, layanan LRT Velodrome-Manggarai sempat diberlakukan dengan tarif khusus Rp8.

Setelah layanan LRT Kelapa Gading-Manggarai resmi diresmikan, Pramono menyampaikan bahwa Pemprov DKI akan menerapkan tarif flat Rp5.000 hingga Oktober 2026.

Setelah periode tersebut berakhir, tarif resmi LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai akan diberlakukan berdasarkan hasil kajian yang masih dilakukan Pemprov DKI.

Pramono berharap kebijakan tarif tersebut dapat mendorong masyarakat yang selama ini belum menggunakan LRT untuk beralih menggunakan transportasi publik.

“Saya meyakini pasti setiap hari mungkin sudah bisa di atas 40.000 pelanggan yang baru, yang selama ini belum pernah menggunakan LRT lintasan dari Kelapa Gading sampai Manggarai,” tuturnya.

Jumlah Penumpang Jadi Pertimbangan

Pramono menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan operasional LRT Jakarta.

Semakin banyak masyarakat menggunakan LRT, maka pendapatan dari layanan transportasi tersebut diharapkan ikut meningkat. Kondisi itu pada akhirnya dapat membantu menekan beban subsidi yang harus ditanggung Pemprov DKI Jakarta.

Meski demikian, pemerintah tetap mempertimbangkan kemampuan masyarakat agar tarif LRT tidak menjadi penghambat bagi warga untuk menggunakan transportasi publik.

Pemprov DKI Jakarta akan terus mengevaluasi kebijakan tarif setelah melihat perkembangan jumlah penumpang serta respons masyarakat terhadap layanan LRT Kelapa Gading-Manggarai.

Pramono kembali menegaskan bahwa sosialisasi mengenai tarif tersebut akan segera dilakukan kepada masyarakat.

“Jadi itu sudah menjadi keputusan, kami akan segera melakukan sosialisasi terhadap itu,” pungkasnya.(TIM MN)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update